Belajar dari Tragedi Sipadan Ligitan, Milenial Harus Cinta Rupiah

Senin, 22 Maret 2021 - 17:04 WIB
loading...
Belajar dari Tragedi...
Ilustrasi Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi mengingatkan pentingnya transaksi menggunakan Rupiah khususnya bagi kalangan milenial. Dirinya menyinggung bahaya penggunaan mata uang asing sehingga lepasnya Sipadan dan Ligitan dari NKRI.

"Sipadan Ligitan lepas karena minimnya transaksi menggunakan Rupiah oleh masyarakatnya. Karena itu generasi milenial harus bangga menggunakan Rupiah karena ini pilar keuangan negara yang harus ditegakkan," ujar Rosmaya dalam talkshow Bangga Rupiah yang dilakukan Bank Indonesia di Jakarta, Senin (22/3/2021).

Baca juga: Heboh! Video Warga Bekasi Pamerkan Keahlian Keluarkan Uang Rp100 Ribu Dalam Jumlah Banyak

Tidak hanya itu saja, lanjut dia, tapi juga ada bahaya Dolarisasi di negara-negara Afrika dan Amerika Selatan. Dolarisasi berarti menggunakan dolar sebagai mata uang dan satuan hitung suatu negara selain Amerika Serikat. "Ini bisa terjadi bila penggunaan mata uang asing tidak terkontrol. Maka dampaknya ke stabilitas ekonomi. Jangan sampai terjadi di sini," katanya.

Lebih lanjut Rosmaya mengatakan, acara Bangga Rupiah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia atau FEKDI. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman, kolaborasi antar stakeholder dan masyarakat Indonesia demi mendukung sistem pembayaran di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Rekomendasi
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved