Kemenperin Bidik Industri Manufaktur Pulih 3 Bulan Usai PSBB Dicabut

Selasa, 19 Mei 2020 - 19:59 WIB
loading...
Kemenperin Bidik Industri...
Industri manufaktur diharapkan akan mulai pulih dalam tiga bulan usai pelonggaran PSBB. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal terus meningkatkan gairah industri manufaktur di tengah pandemi virus (Covid-19). Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya akan memacu industri manufaktur yang paling terdampak oleh pandemi virus corona (Covid-19) setelah status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dicabut.

"Setelah nanti kita akan melonggarkan pembatasan dan mungkin pada saatnya nanti virus corona sudah keluar dari Bumi Pertiwi maka industri-industri yang suffer atau sangat berat terdampaknya ini bisa pulih lebih cepat," kata Agus dalam konferensi virtual, Selasa (19/5/2020). (Baca Juga : Industri Otomotif RI Babak Belur Dihantam COVID-19, IIMS Kembali 2021 )

Dia menargetkan, dalam tiga bulan industri manufaktur akan mulai pulih usai pelonggaran PSBB nanti. Hal ini terlihat dari beberapa negara telah memulihkan ekonominya jika Covid-19 bakal mereda.

"Harapannya, dalam waktu tiga bulan setelah PSBB berakhir atau dicabut, kami menargetkan untuk Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia agar bisa kembali pada level 51,9, dimana level itu terjadi pada Februari 2020," katanya.

Dia melanjutkan, negara-negara seperti India dan Banglades, lanjut Menperin, saat ini tengah mengebut kegiatan pembangunan industri manufaktur sehingga Indonesia tidak mau tersalip oleh kedua negara tersebut.

"India, Banglades sekarang lagi giat-giatnya membangun industri manufaktur. Kita harapkan ketika kita nanti melakukan pelonggaran-pelonggaran atau pengurangan dari pembatasan, industri kita bisa membantu perekonomian pulih lebih cepat," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
Hilirisasi Tahap II...
Hilirisasi Tahap II Digenjot, Pengamat: Bisa Dongkrak Ekonomi dan Tambah Pendapatan Negara
Viro Transformasi ke...
Viro Transformasi ke Konstruksi Modular, Bidik Pasar Resort Tropis
Menyoroti Pergeseran...
Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Berita Terkini
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved