Wamendag Minta Eksportir Manfaatkan 22 Perjanjian Dagang Internasional
Selasa, 23 Maret 2021 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Manfaat lain yang didapat selain sektor perdagangan yakni visa para pelajar yang sebelumnya hanya kuota terbatas kini jadi lebih besar. Hal ini bisa membuat lebih banyak pelajar dari Indonesia untuk melakukan studi di Australia.
"Artinya, kalau kita mau ekspor ke sana (Australia) tarif (bea masuk) itu nol. Ini memberikan motivasi kepada eksportir kita," ujarnya dalam acara m Forum Strategi Pengembangan Ekspor Nasional dan Sosialisasi IA-CEPA, Selasa (23/3/2021).
Baca juga: Reaksi PM Australia soal Video Seks Staf Pemerintah di Gedung DPR
Selain IA-CEPA, Jerry juga mencontohkan perjanjian dagang Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang disahkan sejak 15 November 2020. Perjanjian itu melibatkan 10 negara ASEAN dengan lima negara non ASEAN.
"Itu blok terbesar kedua setelah WTO. Bayangkan ada lima negara di luar ASEAN yang tertarik berpartisipasi. Itu artinya Indonesia sebuah negara yang potensial dan pasarnya besar," kata Jerry.
"Artinya, kalau kita mau ekspor ke sana (Australia) tarif (bea masuk) itu nol. Ini memberikan motivasi kepada eksportir kita," ujarnya dalam acara m Forum Strategi Pengembangan Ekspor Nasional dan Sosialisasi IA-CEPA, Selasa (23/3/2021).
Baca juga: Reaksi PM Australia soal Video Seks Staf Pemerintah di Gedung DPR
Selain IA-CEPA, Jerry juga mencontohkan perjanjian dagang Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang disahkan sejak 15 November 2020. Perjanjian itu melibatkan 10 negara ASEAN dengan lima negara non ASEAN.
"Itu blok terbesar kedua setelah WTO. Bayangkan ada lima negara di luar ASEAN yang tertarik berpartisipasi. Itu artinya Indonesia sebuah negara yang potensial dan pasarnya besar," kata Jerry.
(ind)
Lihat Juga :