Pemerintah Genjot Sektor UMKM dan Daya Beli Publik di Masa Pandemi
Kamis, 25 Maret 2021 - 10:30 WIB
loading...
A
A
A
Aidil berpandangan upaya menggenjot konsumsi masyarakat kelas menengah Indonesia perlu didukung oleh pemenuhan faktor keamanan. “Kondisi saat ini masih banyak kelompok masyarakat kelas menengah ke atas yang menahan konsumsi karena dua hal, belum merasa aman secara kesehatan maupun secara finansial,” terang dia.
Baca Juga: Siap-siap! 2.971 Pelaku Usaha Maros Bakal Terima BLT UMKM
Dari sisi pemerintah, Eddy menyampaikan komitmen pemerintah mendukung UMKM berjuang di masa pandemi. Hal itu bahkan telah menjadi kebijakan pemerintah, terutama Kemenkop UMKM untuk mendukung secara menyeluruh. Tujuannya, agar pemberdayaan, kemudahan, dan perlindungan usaha bagi UMKM terlaksana secara baik dalam koridor perundang-undangan dan paket kebijakan strategis.
Selain itu, ia menyebut pihaknya memberikan peluang untuk Bantuan Langsung Tunai UMKM untuk menerima pendaftar lama dan pendaftar baru. Karena diharapkan mereka bisa meneruskan usaha mereka.
“Kita usahakan tetap memaksimalkan bantuan-bantuan yang ditujukan UMKM agar cepat pencairannya. Kita perlu mentransformasi usaha-usaha informal masyarakat menjadi usaha formal. Karena inilah yang akan membuka lapangan usaha baru dan menciptakan permintaan,” tutup dia.
Baca Juga: Siap-siap! 2.971 Pelaku Usaha Maros Bakal Terima BLT UMKM
Dari sisi pemerintah, Eddy menyampaikan komitmen pemerintah mendukung UMKM berjuang di masa pandemi. Hal itu bahkan telah menjadi kebijakan pemerintah, terutama Kemenkop UMKM untuk mendukung secara menyeluruh. Tujuannya, agar pemberdayaan, kemudahan, dan perlindungan usaha bagi UMKM terlaksana secara baik dalam koridor perundang-undangan dan paket kebijakan strategis.
Selain itu, ia menyebut pihaknya memberikan peluang untuk Bantuan Langsung Tunai UMKM untuk menerima pendaftar lama dan pendaftar baru. Karena diharapkan mereka bisa meneruskan usaha mereka.
“Kita usahakan tetap memaksimalkan bantuan-bantuan yang ditujukan UMKM agar cepat pencairannya. Kita perlu mentransformasi usaha-usaha informal masyarakat menjadi usaha formal. Karena inilah yang akan membuka lapangan usaha baru dan menciptakan permintaan,” tutup dia.
(tri)
Lihat Juga :