Shrimp Estate Bakal Bikin Produksi Udang Semakin Tegak
Selasa, 30 Maret 2021 - 16:35 WIB
loading...
foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi sejumlah unit pengolahan ikan (UPI) yang ada di kawasan Tangerang (Banten) dan Bekasi (Jawa Barat). Kunjungan tersebut untuk menjaring masukan pelaku usaha yang sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan industri atau sektor perikanan dari hulu hingga hilir.
Salah satu kendala yang disampaikan pelaku usaha adalah minimnya pasokan udang di pasaran. Menyikapi itu, Menteri Sakti menyarankan agar pelaku usaha memiliki tambak binaan. Dengan begitu, pasokan bahan baku menjadi lebih terjamin dan pembudi daya juga punya kepastian produknya terserap. Harga udang juga menjadi lebih stabil. ( Baca juga:Menteri Sakti Takjub dengan Kegigihan Istri Pembudi Daya Lobster )
Udang merupakan komoditas perikanan yang tengah digenjot produksinya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memenuhi pasar lokal juga ekspor, bersamaan dengan rumput laut dan lobster. Volume produksi udang tahun 2020 lebih dari 900 ribu ton (setara USD24 miliar) dan targetnya mencapai 2 juta ton pada 2024.
"Untuk mencapai target itu, sejumlah program telah disusun KKP. Di antaranya membangun shrimp estate di sejumlah daerah yang lahan dan kondisi alamnya mendukung, salah satunya Aceh Timur," ujar dia di Jakarta, Selasa (30/3/2021).
Shrimp estate ini diharapkan menjadi pelopor budi daya udang modern di Indonesia dengan hasil produksi yang melimpah dan berkualitas tinggi. Sebab ada campur tangan teknologi dan perencanaan bisnis yang matang dalam pelaksanaannya.
Salah satu kendala yang disampaikan pelaku usaha adalah minimnya pasokan udang di pasaran. Menyikapi itu, Menteri Sakti menyarankan agar pelaku usaha memiliki tambak binaan. Dengan begitu, pasokan bahan baku menjadi lebih terjamin dan pembudi daya juga punya kepastian produknya terserap. Harga udang juga menjadi lebih stabil. ( Baca juga:Menteri Sakti Takjub dengan Kegigihan Istri Pembudi Daya Lobster )
Udang merupakan komoditas perikanan yang tengah digenjot produksinya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memenuhi pasar lokal juga ekspor, bersamaan dengan rumput laut dan lobster. Volume produksi udang tahun 2020 lebih dari 900 ribu ton (setara USD24 miliar) dan targetnya mencapai 2 juta ton pada 2024.
"Untuk mencapai target itu, sejumlah program telah disusun KKP. Di antaranya membangun shrimp estate di sejumlah daerah yang lahan dan kondisi alamnya mendukung, salah satunya Aceh Timur," ujar dia di Jakarta, Selasa (30/3/2021).
Shrimp estate ini diharapkan menjadi pelopor budi daya udang modern di Indonesia dengan hasil produksi yang melimpah dan berkualitas tinggi. Sebab ada campur tangan teknologi dan perencanaan bisnis yang matang dalam pelaksanaannya.
Lihat Juga :