Yess! PLN Perpanjang Program Paket Hemat bagi Pelanggan dan UMKM

Rabu, 31 Maret 2021 - 12:21 WIB
loading...
Yess! PLN Perpanjang...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) memutuskan memperpanjang promo program paket Super Electrilife dan Super Hemat UMKM hingga 30 April 2021 mendatang. Keputusan itu didasarkan pada antusias pelanggan.

“Kami senang sekali melihat animo pelanggan dengan adanya paket ini. Untuk itu kami memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu promo," ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril, Rabu (31/3/2021). ( Baca juga:Diskon Listrik 50% Berlaku April 2021, Ini Rinciannya )

Paket ini memberikan harga spesial biaya penyambungan tambah daya kepada konsumen melalui program Layanan Paket Listrik 2021. Hal ini merupakan upaya PLN memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk melakukan penambahan daya listrik guna meningkatkan produktivitas di tengah pandemi Covid-19.

Bob mencatat, pihaknya terus menghadirkan kemudahan kepada pelanggan untuk menggunakan listrik dari PLN. Itu karena dia meyakini jika listrik akan meningkatkan produktivitas masyarakat, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

Terdapat dua produk yang ditawarkan PLN kepada pengguna, yaitu Super Electrilife dan Super Hemat UMKM. Melalui program ini pelanggan hanya perlu membayar sebesar Rp202.100 dari harga normal sampai dengan Rp4,9 juta untuk tambah daya dari 1.300 VA ke 5.500 VA atau sampai dengan Rp10 juta untuk tambah daya dari 450 VA ke 11.000 VA.

Melalui Super Electrilife, harga spesial biaya penyambungan tambah daya diberikan kepada konsumen yang membeli peralatan elektronik tertentu dengan akumulasi pembelian senilai minimal Rp200.000 di marketplace atau distribution channel yang bekerja sama dengan PLN.

Sementara Super Hemat UMKM, harga spesial biaya penyambungan tambah daya diberikan kepada merchant atau mitra bisnis perseroan dari E-Commerce yang bekerja sama dengan PLN tanpa pembelian alat elektronik apa pun.

"Kami ingin memberikan ruang lebih besar kepada para pelanggan UMKM dari Sabang sampai Merauke untuk bisa meningkatkan bisnisnya dengan layanan tambah daya yang super murah ini," sambung Bob.

Saat ini PLN telah menggandeng marketplace besar, yaitu Tokopedia dan Bukalapak, serta Ace Hardware sebagai salah satu distribusi channel peralatan elektronik terbesar di Indonesia. PLN juga membuka peluang untuk marketplace atau distribution channel lain untuk bergabung dalam program ini.

“Kami terus mengajak kolaborasi berbagai pihak. Kolaborasi ini merupakan bentuk dari budaya Akhlak yang menjadi core values seluruh BUMN,” tutur Bob.

Harga spesial program Super Electrilife dan Super Hemat UMKM berlaku bagi pelanggan rendah satu Phasa yang mengajukan permohonan tambah daya dengan pilihan daya akhir mulai daya 2.200 VA sampai dengan 11.000 VA. ( Baca juga:Kembali Serang JPU, Habib Rizieq: Jangan Kotori Persidangan Ini dengan Kebohongan )

Harga spesial ini sendiri akan diberikan melalui mekanisme e-voucher yang dapat digunakan untuk penambahan daya melalui PLN Mobile.

Adapun langkah yang dapat dipilih yaitu:
1. Pilih menu layanan listrik Tambah Daya.
2. Pilih IDPel, lalu lengkapi data pemohon.
3. Masukan daya pilihan akhir.
4. Masukan voucher yang telah didapatkan, maka secara otomatis diskon akan didapatkan.
5. Submit permohonan dan selanjutnya pelanggan akan mendapatkan instruksi untuk melakukan pembayaran.

“Kami siapkan mekanismenya melalui PLN Mobile agar lebih mudah. Tambah daya listrik dapat diskon, hanya lewat genggaman saja, semua makin mudah,” kata dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved