Matangkan Pembukaan Pariwisata Bali, Menparekraf Jaring Aspirasi Seluruh Pelaku Parekraf
Rabu, 31 Maret 2021 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
"Travel corridor sekarang masih dalam tahap finalisasi, semuanya dikoordinasi di bawah Ibu Menlu, dan kami melakukan penyiapan dari segi produk-produk wisata, penyiapan dari zona hijau (green zone), penyiapan daripada vaksinasi, terutama bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif," papar Sandiaga Uno.
"Dan juga tentunya penyiapan daripada yang sangat terpenting, itu adalah keamanan dan kenyamanan wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata yang diidentifikasi sebagai zona hijau, seperti Nusa Dua, Ubud dan Sanur," jelasnya.
Baca juga: Hadirkan Pariwisata Ramah Lingkungan, Sandiaga Uno Gandeng Toyota Hadirkan Mobil Listrik di Bali
Lebih lanjut ditegaskan Sandiaga Uno, seluruh persiapan terus dilakukan Kemenparekraf berkolaborasi dengan semua pihak. Dirinya pun menyambut baik keputusan untuk meniadakan mudik Lebaran 1442 hijriah mendatang. Sebab menurutnya, kebijakan tersebut salah satu upaya untuk menekan angka covid-19.
"Sehingga dalam situasi pra kondisi yang diperlukan untuk membuka pariwisata kembali di bulan Juni dan Juli dengan angka covid-19 yang terkendali," jelas dia.
Kebijakan tersebut pun diakuinya sejalan dengan langkah vaksinasi covid-19 terhadap sebanyak 2 juta masyarakat Bali yang ditargetkan terlaksana sebelum bulan Juni-Juli 2021. "Saya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, optimis akan tercapai," ungkap Sandiaga Uno.
"Dan juga tentunya penyiapan daripada yang sangat terpenting, itu adalah keamanan dan kenyamanan wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata yang diidentifikasi sebagai zona hijau, seperti Nusa Dua, Ubud dan Sanur," jelasnya.
Baca juga: Hadirkan Pariwisata Ramah Lingkungan, Sandiaga Uno Gandeng Toyota Hadirkan Mobil Listrik di Bali
Lebih lanjut ditegaskan Sandiaga Uno, seluruh persiapan terus dilakukan Kemenparekraf berkolaborasi dengan semua pihak. Dirinya pun menyambut baik keputusan untuk meniadakan mudik Lebaran 1442 hijriah mendatang. Sebab menurutnya, kebijakan tersebut salah satu upaya untuk menekan angka covid-19.
"Sehingga dalam situasi pra kondisi yang diperlukan untuk membuka pariwisata kembali di bulan Juni dan Juli dengan angka covid-19 yang terkendali," jelas dia.
Kebijakan tersebut pun diakuinya sejalan dengan langkah vaksinasi covid-19 terhadap sebanyak 2 juta masyarakat Bali yang ditargetkan terlaksana sebelum bulan Juni-Juli 2021. "Saya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, optimis akan tercapai," ungkap Sandiaga Uno.
Lihat Juga :