Lewat Konsep Sociopreuneur, UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Puluhan Juta Rupiah

Kamis, 01 April 2021 - 10:03 WIB
loading...
Lewat Konsep Sociopreuneur,...
Pemilik UMKM Indah Cipta, Naning Herdining memperlihatkan produknya kepada pelanggan. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Di Masa Pandemi, Pertamina terus konsisten mendorong para pelaku UMKM untuk berkembang. Tak hanya menyalurkan usaha, pembinaan dan pendampingan dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya mendorong para UMKM binaan agar bisa naik kelas dan mengembangkan usahanya.

Dalam pembinaan tersebut, Pertamina memotivasi para UMKM binaannya agar dapat membantu masyarakat sekitar untuk menyediakan lapangan pekerjaan atau dikenal dengan konsep Sociopreuneur.

Konsep ini diterapkan dengan baik oleh Naning Herdining, pemilik UMKM Indah Cipta yang telah menjadi mitra binaan Pertamina sejak 2010. “Saya ajak ibu-ibu rumah tangga yang menganggur untuk bantu membuat kerajinan bantal. Supaya jadi pemasukan untuk mereka juga. Alhamdulillah konsep ini ternyata berbuah berkah untuk usaha saya juga,” jelas Naning.

Saat ini sudah ada sekitar 5 hingga 6 karyawan yang membantu usahanya. Jumlah itu bisa saja bertambah tergantung pada banyaknya pesanan yang datang. Naning biasanya bertugas menggunting pola pada kain satin lalu memberikan pada tetangganya untuk disempurnakan. “Karena ini produk handmade, kualitas sangat dijaga sehingga 1 bantal ukuran 40x40 bisa selesai 3-4 hari,” imbuhnya.

Baca Juga: Beasiswa Pertamina Sobat Bumi Sasar Mahasiswa Asal Wilayah Operasi PT Pertamina

Usaha yang berbasis di daerah Takalar, Sulawesi Selatan ini telah dijalani Naning sejak tahun 2000. Pada awalnya, ia hanya iseng mengisi waktu luang untuk membuat sarung bantal dan gorden smock. Namun, karena positifnya komentar dari keluarga dan tetangga sekitar, membuat Naning serius menggeluti usaha ini.

Beragam karya seperti sarung bantal, bantal guling, taplak meja, bed cover, sampai tas pesta, ia jajakan dalam tokonya. Untuk masalah harga, Naning tidak mematok harga yang tinggi, untuk barang dagangannya jika dilihat dari tingkat kerumitan pembuatan. Barangnya dijual berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 125 ribu per sarung bantalnya.

Ia mendengar informasi perihal Program Kemitraan Pertamina dari salah seorang teman. Berkat kegigihannya, dari sebelumnya omzet Rp7 juta per bulan, semenjak bergabung dengan Pertamina hingga saat ini Naning bisa mendapatkan omzet hingga Rp10 hingga Rp15 juta per bulan.

Baca Juga: Ahok: Energi Terbarukan Masa Depan Bisnis Pertamina

Dengan menjadi mitra binaan Pertamina , perempuan kelahiran Madiun ini memiliki banyak kesempatan untuk mempromosikan produknya dalam ajang pameran seperti yang digelar di Samarinda tahun 2017 lalu. “Semoga dengan bantuan modal dari Pertamina ini dapat saya manfaatkan untuk mengembangkan usaha dan membantu banyak orang,” tuturnya.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali menambahkan, Pertamina mengapresiasi usaha berbasis socioprenenur yang dijalani oleh Naning. Menurutnya, hal ini merupakan contoh penerapan dari Tujuan Pengembangan Berkelanjutan (TPB/SDGs) tujuan ke-8 yaitu menciptakan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

”Dengan naik kelasnya para UMKM, diharapkan para pekerjanya makin sejahtera dan membawa multiplier effect bagi semuanya terutama dalam meningkatkan roda ekonomi yang berkelanjutan dan dapat meningkatkan kesempatan kerja di lingkungan sekitarnya,” tutup Laode.

Pertamina terbuka kepada UMKM di Sulawesi yang ingin mendapatkan bantuan modal usaha untuk mengikuti Program Kemitraan Pertamina. Informasi lebih lengkap bisa diakses di www.pertamina.com/id/

Baca Juga: Pertamina Gas Dukung Program 500 Megawatt Maluku dan Pengembangan Tenaga Kerja Nasional Daerah
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
Cek BLT Gaji di Bawah...
Cek BLT Gaji di Bawah Rp5 Juta Bisa Lewat WhatsApp dan SMS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved