Sri Mulyani Sebut Banyak Daerah Ajukan Pinjaman ke Pusat

Senin, 05 April 2021 - 17:41 WIB
loading...
Sri Mulyani Sebut Banyak...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat beberapa daerah telah mengajukan pinjaman kepada pemerintah pusat. Pinjaman ini diberikan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI dalam rangka pemulihan ekonomi nasional .

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut saat ini sudah ada 28 daerah yang telah mendapatkan pinjaman melalui PT SMI. Dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), realisasi pinjaman daerah mencapai Rp19,13 triliun dari alokasi sebesar Rp15 triliun tahun lalu.

( Baca juga:KPK Ingatkan Jajaran Kemenkeu Jaga Integritas )

"PT SMI sudah memberikan kepada 28 daerah dan masih ada beberapa daerah yang sekarang mulai mengajukan permintaan untuk mendapatkan dukungan pinjaman dalam rangka pemulihan ekonomi," kata Sri dalam video virtual, Senin (5/4/2021).

Ia mengatakan, PT SMI juga memberikan pinjaman kepada badan usaha milik negara (BUMN) yang mengalami tekanan selama pandemi Covid-19. Dukungan PT SMI sebagai special mission vehicle Kementerian Keuangan diharapkan membantu kinerja BUMN.

"PT SMI menangani beberapa BUMN yang mengalami kondisi dampak yang sangat signifikan akibat covid. Dengan melakukan restrukturisasi, kita berharap akan memulihkan kembali kesehatan BUMN tersebut," ungkapnya.

Dia menambahkan, keterlibatan PT SMI sebagai perpanjangan tangan pemerintah adalah untuk memberikan dukungan kepada dunia usaha selama pandemi. Pasalnya pemerintah juga memberikan insentif perpajakan kepada dunia usaha agar kembali pulih.

( Baca juga:Event dan MICE Boleh Digelar Asal Terapkan Prokes Ketat)

"PPh 21, PPh 25, PPh impor, bea masuk ditanggung pemerintah terutama vaksinasi itu luar biasa besar sekali. Juga PPN dalam rangka memberikan dukungan untuk pemberian pembayaran kembali sehingga dunia usaha mendapatkan keringanan atau tekanannya menjadi lebih kecil sehingga mereka bisa pulih kembali," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Juda Agung Calon Kuat...
Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu Baru, Begini Respons Istana
Sri Mulyani Ditunjuk...
Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
KPK, Itjen Kemenkeu,...
KPK, Itjen Kemenkeu, dan Ditjen Bea Cukai Petakan Pos Rawan Korupsi
17 Orang Ditangkap Dalam...
17 Orang Ditangkap Dalam OTT KPK di Ditjen Bea Cukai
Rekomendasi
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
FIFA Ancam Usir Suporter...
FIFA Ancam Usir Suporter Inggris dari Stadion Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Berita Terkini
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Infografis
Pakar Sebut Iran Mustahil...
Pakar Sebut Iran Mustahil Berani Lakukan Penyerangan ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved