Transformasi dan Investasi, GRP Berkomitmen Jaga Lingkungan Tetap Hijau
Selasa, 06 April 2021 - 12:52 WIB
loading...
A
A
A
Selain rencana transformasi, GRP berkomitmen untuk melakukan investasi untuk masa depan yang lebih hijau. Investasi masa depan yang direncanakan salah satunya pembangunan pabrik Coke yang terintegrasi dan ramah lingkungan serta pabrik smelter nikel.
Coke adalah bahan penting untuk membuat baja di Blast Furnace (BF). Teknologi pembakaran Coke yang dipakai akan mengurangi dampak lingkungan karena panas limbah diubah menjadi listrik untuk memberi daya pada smelter nikel.
Adapun nikel adalah bahan penting untuk membuat baterai lithium-ion yang memiliki masa depan yang besar dan menjanjikan.
Selain investasi tersebut, GRP juga secara aktif mencari alternatif untuk mengurangi jejak karbon di seluruh pabrik miliknya. Tujuannya untuk menjadi salah satu perusahaan terkemuka yang akan dikenal karena menekankan pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola di Indonesia.
Hal senada disampaikan Komisaris PT GRP, Edward Hasan. Menurutnya, GRP konsiten mempertahankan standard kualitas produk dan menjaga kelestarian lingkungan . Bahkan, baru-baru ini, lanjutnya, GRP menerima sertifikasi Proper Biru untuk kesepuluh kalinya berturut turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
“Aspek penilaiannya meliputi izin lingkungan, pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara, dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3),” kata Edward.
Coke adalah bahan penting untuk membuat baja di Blast Furnace (BF). Teknologi pembakaran Coke yang dipakai akan mengurangi dampak lingkungan karena panas limbah diubah menjadi listrik untuk memberi daya pada smelter nikel.
Adapun nikel adalah bahan penting untuk membuat baterai lithium-ion yang memiliki masa depan yang besar dan menjanjikan.
Selain investasi tersebut, GRP juga secara aktif mencari alternatif untuk mengurangi jejak karbon di seluruh pabrik miliknya. Tujuannya untuk menjadi salah satu perusahaan terkemuka yang akan dikenal karena menekankan pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola di Indonesia.
Hal senada disampaikan Komisaris PT GRP, Edward Hasan. Menurutnya, GRP konsiten mempertahankan standard kualitas produk dan menjaga kelestarian lingkungan . Bahkan, baru-baru ini, lanjutnya, GRP menerima sertifikasi Proper Biru untuk kesepuluh kalinya berturut turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
“Aspek penilaiannya meliputi izin lingkungan, pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara, dan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3),” kata Edward.
Lihat Juga :