Erick Thohir Khawatir BUMN Punah di Era Digitalisasi
Rabu, 07 April 2021 - 13:05 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku, khawatir terhadap posisi perusahaan milik negara saat ini. Kekhawatiran itu berkaitan dengan tuntutan digitalisasi dalam dunia bisnis saat ini.
Digitalisasi menuntut adanya perubahan paradigma dan penyesuaian para pelaku bisnis. Erick melihat, perubahan itu terjadi secara cepat dan harus diantisipasi.
Di berbagai sektor bisnis swasta, seperti perbankan hingga manufaktur, penyesuain perubahan sudah dilakukan. Karena itu, langkah serupa juga perlu dilakukan secara cepat oleh manajemen BUMN. Jika tidak, maka perusahaan pelat merah menurutnya akan punah. Baca Juga: Iri dengan China, Erick Thohir Ingin Lebih Banyak BUMN Masuk Fortune Global 500
"Kita juga melihat bagaimana pabrik-pabrik manufaktur itu akan menuju ke digitalisasi. Inilah yang sangat dikuatirkan saya secara pribadi, ketika BUMN-nya tidak siap mentransformasikan, maka BUMN nya punah. Karena kalah di persaingan," ujar Erick dalam konferensi pers, usai pelantikan Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Rabu (7/4/2021).
Karena itu, Erick menegaskan, langkah terobosan dan proses transformasi baik di Kementerian BUMN dan perusahaan negara tetap dilakukan. Salah satunya adalah menguatkan sumber daya manusia (SDM). Penguatan SDM diyakini mampu mengubah paradigma lama menuju era digitalisasi.
Digitalisasi menuntut adanya perubahan paradigma dan penyesuaian para pelaku bisnis. Erick melihat, perubahan itu terjadi secara cepat dan harus diantisipasi.
Di berbagai sektor bisnis swasta, seperti perbankan hingga manufaktur, penyesuain perubahan sudah dilakukan. Karena itu, langkah serupa juga perlu dilakukan secara cepat oleh manajemen BUMN. Jika tidak, maka perusahaan pelat merah menurutnya akan punah. Baca Juga: Iri dengan China, Erick Thohir Ingin Lebih Banyak BUMN Masuk Fortune Global 500
"Kita juga melihat bagaimana pabrik-pabrik manufaktur itu akan menuju ke digitalisasi. Inilah yang sangat dikuatirkan saya secara pribadi, ketika BUMN-nya tidak siap mentransformasikan, maka BUMN nya punah. Karena kalah di persaingan," ujar Erick dalam konferensi pers, usai pelantikan Forum Human Capital Indonesia (FHCI), Rabu (7/4/2021).
Karena itu, Erick menegaskan, langkah terobosan dan proses transformasi baik di Kementerian BUMN dan perusahaan negara tetap dilakukan. Salah satunya adalah menguatkan sumber daya manusia (SDM). Penguatan SDM diyakini mampu mengubah paradigma lama menuju era digitalisasi.
Lihat Juga :