Menteri Teten: QRIS Bisa Tingkatkan Ekonomi Digital RI

Rabu, 07 April 2021 - 22:00 WIB
loading...
Menteri Teten: QRIS...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 sudah genap satu tahun menghatam semua pelaku usaha termasuk UMKM. Kemudian lanjut dia, pandemi ini memaksa perubahan mendasar di seluruh aspek termasuk akselerasi menuju ekonomi dan keuangan digital.

"Untuk itu dalam kesempatan ini saya mengapresiasi sepenuhnya langkah BI yang telah menghadirkan QRIS sebagai kebijakan dan langkah strategis dalam meningkatkan pengembangan ekonomi digital di Indonesia yang mencangkup sektor perdagangan ritel, sosial keagamaaan dan kesehatan," ujar dia dalam agenda Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021, secara virtual, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: Efek Pagebluk: Ledakan PHK, Supply Demand Shock!

Seperti diketahui, QR Code Indonesian Standard (QRIS yang merupakan standar QR Code nasional untuk pembayaran digital) di seluruh Indonesia. Pihaknya juga meyakini kepercayaan masyarakat terhadap pembayaran berbagai transaksi melalui QRIS agar meningkat pesat khususnya dengan adanya edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM. "Kami optimis implementasi QRIS akan semakin menggunggah kesadaran bagi pelaku ekonomi digital di Indonesia untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat non-tunai yang semakin inklusif," ungkap dia.

Baca Juga: Erick Thohir: Jika BUMN Punah, Ekonomi Dalam Bahaya

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengakui dirinya baru saja dipanggil Presiden Jokowi. Dia diminta memastikan praktik harga dumping produk impor jangan sampai membunuh UMKM. "Kami sudah dipanggil Pak Presiden untuk segera mengatur perdagangan di market place online. Jangan sampai ada dumping yang bisa membunuh UMKM," ujar Teten.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved