LRT Jabodebek Menuju Operasional di 2022, Begini Progresnya
Kamis, 08 April 2021 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
Tibanya TS20 dan TS21 ini berarti menambah jumlah trainset LRT yang sudah tiba di Stasiun Harjamukti menjadi 21 trainset. Selanjutnya masih terdapat 10 trainset yang akan dikirim oleh INKA secara berkala.
Sarana kereta LRT Jabodebek memiliki lebar badan kereta maksimum 2.650 mm dan tinggi atap kereta maksimum 3.685 mm, sedangkan lebar relnya 1.435 mm. Satu rangkaian LRT Jabodebek ini memiliki kapasitas angkut 740 orang pada kondisi normal, dan 1.308 penumpang pada kondisi padat dengan konfigurasi 174 penumpang duduk dan 566 penumpang berdiri.
"Sementara LRT ini memiliki kecepatan operasi maksimum 80 km per jam, dan kecepatan desain 90 km per jam," katanya.
LRT Jabodebek juga memiliki sistem persinyalan Moving Block CBTC GoA-3 (driverless) yang merupakan sistem persinyalan GOA-3 pertama di Indonesia. Sama seperti pendahulunya LRT Sumatera Selatan, LRT Jabodebek juga menggunakan teknologi Third Rail System atau Sistem Rel Ketiga untuk menghantarkan listrik sebagai daya penggerak kereta.
Selain itu, LRT Jabodebek menggunakan sistem keselamatan Automatic Train Protection (ATP). Headway LRT Jabodebek sekitar 3 dan 6 menit. Sementara, penumpang LRT dapat menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) maupun E-Wallet yang telah bekerjasama untuk naik kereta.
Sarana kereta LRT Jabodebek memiliki lebar badan kereta maksimum 2.650 mm dan tinggi atap kereta maksimum 3.685 mm, sedangkan lebar relnya 1.435 mm. Satu rangkaian LRT Jabodebek ini memiliki kapasitas angkut 740 orang pada kondisi normal, dan 1.308 penumpang pada kondisi padat dengan konfigurasi 174 penumpang duduk dan 566 penumpang berdiri.
"Sementara LRT ini memiliki kecepatan operasi maksimum 80 km per jam, dan kecepatan desain 90 km per jam," katanya.
LRT Jabodebek juga memiliki sistem persinyalan Moving Block CBTC GoA-3 (driverless) yang merupakan sistem persinyalan GOA-3 pertama di Indonesia. Sama seperti pendahulunya LRT Sumatera Selatan, LRT Jabodebek juga menggunakan teknologi Third Rail System atau Sistem Rel Ketiga untuk menghantarkan listrik sebagai daya penggerak kereta.
Selain itu, LRT Jabodebek menggunakan sistem keselamatan Automatic Train Protection (ATP). Headway LRT Jabodebek sekitar 3 dan 6 menit. Sementara, penumpang LRT dapat menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) maupun E-Wallet yang telah bekerjasama untuk naik kereta.
Lihat Juga :