Garap Industri Ristek 4.0, Budiman Sudjatmiko Tunjuk Amarta Karya jadi Kontraktor
Kamis, 08 April 2021 - 21:08 WIB
loading...
A
A
A
Dalam skemanya, teknologi yang menjadi basis riset, di mana KSO dan Bintang Raya fokus pada teknologi informasi, nanoteknologi, teknologi kuantum, dan teknologi penyimpanan energi.
Para peneliti baik profesor, peneliti asing, dan anak muda diarahkan untuk mengembangkan riset yang memiliki nilai keekonomian. Dengan kata lain, hasil riset akan menjadi hak paten peneliti.
Baca juga: Erick Was-Was BUMN Punah, Berapa Sih Kontribusi Perusahaan Pelat Merah ke PDB RI?
"Ada juga para profesor yang sudah senior yang sudah pensiun yang masih tajam pikirannya dan masih ingin mengembangkan risetnya kita tampung untuk kita fasilitasi untuk menjadikan produk riset mereka menghasilkan hak paten untuk mengegembangkan ekonomi berbasis pengetahuan," kata dia.
Sementara untuk tahap pengerjaan, pada tahap awal pembangunan akan dilakukan selama 3 tahun. Sementara tahap dua, juga ditargetkan memakan waktu 3 tahun.
Para peneliti baik profesor, peneliti asing, dan anak muda diarahkan untuk mengembangkan riset yang memiliki nilai keekonomian. Dengan kata lain, hasil riset akan menjadi hak paten peneliti.
Baca juga: Erick Was-Was BUMN Punah, Berapa Sih Kontribusi Perusahaan Pelat Merah ke PDB RI?
"Ada juga para profesor yang sudah senior yang sudah pensiun yang masih tajam pikirannya dan masih ingin mengembangkan risetnya kita tampung untuk kita fasilitasi untuk menjadikan produk riset mereka menghasilkan hak paten untuk mengegembangkan ekonomi berbasis pengetahuan," kata dia.
Sementara untuk tahap pengerjaan, pada tahap awal pembangunan akan dilakukan selama 3 tahun. Sementara tahap dua, juga ditargetkan memakan waktu 3 tahun.
Lihat Juga :