Tekan Penyebaran Covid-19, CPI Manfaatkan Solusi Digital
Sabtu, 10 April 2021 - 16:56 WIB
loading...
PT CPI memanfaatkan solusi digital yang dikembangkan secara mandiri untuk menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan. Foto/Ist/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) memanfaatkan solusi digital secara terintegrasi guna menekan potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan. Hasilnya, salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) terbesar di Indonesia itu mampu menjaga tingkat positivity rate yang rendah di lingkungan kerja.
"Angkanya stabil di bawah ambang batas yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO)," ungkap Acting SVP Corporate Affairs CPI Winu Adiarto melalui siaran pers, Sabtu (10/4/2021).
Dia menjelaskan, positivity rate menunjukkan rasio jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 berbanding dengan total tes yang dilakukan, dimana ambang batas yang ditetapkan WHO adalah 5%. Baca Juga: SKK Migas Beberkan Perkembangan Alih Kelola Blok Rokan
Winu mengatakan, pemanfaatan teknologi digital dipilih karena memudahkan sistem pemantauan dan menjaga tingkat kepatuhan pekerja terhadap aturan dan prosedur internal. Dengan begitu, potensi penyebaran virus dapat ditekan.
"Selain itu, perusahaan kami juga terus berupaya meningkatkan kesadartahuan tentang Covid-19 melalui berbagai kegiatan edukasi dan komunikasi," imbuhnya. Sebab, lanjut dia, upaya pencegahan Covid-19 berjalan efektif jika didukung dengan kesadaran kolektif dari seluruh pekerja dan keluarganya.
"Angkanya stabil di bawah ambang batas yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO)," ungkap Acting SVP Corporate Affairs CPI Winu Adiarto melalui siaran pers, Sabtu (10/4/2021).
Dia menjelaskan, positivity rate menunjukkan rasio jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 berbanding dengan total tes yang dilakukan, dimana ambang batas yang ditetapkan WHO adalah 5%. Baca Juga: SKK Migas Beberkan Perkembangan Alih Kelola Blok Rokan
Winu mengatakan, pemanfaatan teknologi digital dipilih karena memudahkan sistem pemantauan dan menjaga tingkat kepatuhan pekerja terhadap aturan dan prosedur internal. Dengan begitu, potensi penyebaran virus dapat ditekan.
"Selain itu, perusahaan kami juga terus berupaya meningkatkan kesadartahuan tentang Covid-19 melalui berbagai kegiatan edukasi dan komunikasi," imbuhnya. Sebab, lanjut dia, upaya pencegahan Covid-19 berjalan efektif jika didukung dengan kesadaran kolektif dari seluruh pekerja dan keluarganya.
Lihat Juga :