Realisasi Belanja Negara Bulan April Baru Mencapai Rp624 Triliun

Rabu, 20 Mei 2020 - 20:33 WIB
loading...
Realisasi Belanja Negara...
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto/Dok.Kemenkeu
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja negara hingga akhir April 2020 mencapai Rp624 triliun. Angka ini baru sekitar 23,9% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp2.613,8 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, belanja negara bulan April ini turun 1,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini disebabkan oleh realokasi dan refocusing anggaran yang dilakukan oleh pemerintah untuk penanganan virus corona.

"Belanja negara tumbuh negatif 1,4% karena terjadi realokasi anggaran untuk yang sifatnya belanja barang. Seperti perjalanan dinas langsung berhenti semua, sedangkan belanja pegawai tetap jalan, tapi belanja barang langsung berhenti dan dilakukan efisiensi serta juga didorong untuk belanja sosialnya," ujar Suahasil dalam teleconfrence APBN KiTA, Rabu (20/5/2020).

Dia merinci untuk realisasi belanja pemerintah pusat sampai dengan April 2020 tercatat Rp382,5 triliun, atau setara dengan 20,7% dari pagu APBN 2020 yang ada di dalam Perpres 54/2020 sebesar Rp1.851,1 triliun.

Belanja pemerintah pusat ini meningkat 3,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yang sebesar Rp370,1 triliun. Baca: Defisit APBN Bulan April Capai Rp74,5 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Rekomendasi
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved