Kemenkeu Sebut APBN Masih Menantang
Senin, 12 April 2021 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
“Namun kita tahu juga APBN tetap mengupayakan pemenuhan kebutuhan belanja sebagai bagian memberikan stimulus kepada perekonomian termasuk infrastruktur,” jelas Luky.
Luky menambahkan, pihaknya akan tetap menerapkan kebijakan fiskal yang ekspansif dan konsolidatif. Pada tahun ini pemerintah menargetkan angka defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah di kisaran 5,7% dari produk domestik bruto (PDB).
( Baca juga:Kepala Terminal Tanjung Priok Sosialisasi Larangan Mudik ke Pengusaha PO Bus )
Meskipun target defisit APBN ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang realisasinya 6,09% dari PDB, namun harus tetap hati-hati. Mengingat pada 2023 APBN akan kembali menerapkan defisit 3% dari PDB.
“Karena itu poinnya di sini adalah kita pemerintah kreatif inovatif mencari sumber-sumber pembiayaan pembangunan yang aman, hati-hati dan berekelanjtuan,” jelasnya.
Luky menambahkan, pihaknya akan tetap menerapkan kebijakan fiskal yang ekspansif dan konsolidatif. Pada tahun ini pemerintah menargetkan angka defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah di kisaran 5,7% dari produk domestik bruto (PDB).
( Baca juga:Kepala Terminal Tanjung Priok Sosialisasi Larangan Mudik ke Pengusaha PO Bus )
Meskipun target defisit APBN ini lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang realisasinya 6,09% dari PDB, namun harus tetap hati-hati. Mengingat pada 2023 APBN akan kembali menerapkan defisit 3% dari PDB.
“Karena itu poinnya di sini adalah kita pemerintah kreatif inovatif mencari sumber-sumber pembiayaan pembangunan yang aman, hati-hati dan berekelanjtuan,” jelasnya.
(uka)
Lihat Juga :