Di Hannover Messe 2021, Pertamina Ungkap Dukungannya Terhadap Industri 4.0
Selasa, 13 April 2021 - 16:06 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mempertegas dukungannya terhadap transformasi industri 4.0 dengan mempercepat agenda transisi energi yang dapat mendorong peralihan konsumsi energi dari fosil menjadi energi baru terbarukan (EBT).
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, sebagai salah satu peserta dalam ajang Hannover Messe 2021, Pertamina memastikan langkahnya untuk mendukung pembangunan hijau dan berkelanjutan yang dijabarkan dalam delapan inisiatif energy transition.
"Kami sangat bersungguh-sungguh untuk menjalankan transisi energi yang menjadi tujuan bersama untuk mengurangi pemanasan global dan mencapai keberlanjutan energi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/202). ( Baca juga:Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Jatim Tak Terdampak Gempa )
Menurut Nicke, pemerintah telah menetapkan target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 dan 31% pada tahun 2050. Untuk itu, Pertamina sebagai BUMN energi memperluas keterlibatnya dalam industri energi Indonesia dengan terus meningkatkan kontribusinya bagi kemajuan bauran energi.
Untuk mewujudkan target tersebut, Pertamina melakukan konversi kilang untuk memproduksi green fuel seperti green diesel, green avtur, dan green gasoline, melanjutkan pengembangan bio-energy seperti biomassa dan bioetanol. Pertamina juga terus mengoptimalkan potensi dan meningkatkan kapasitas terpasang panas bumi, serta utilisasi green hidrogen.
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, sebagai salah satu peserta dalam ajang Hannover Messe 2021, Pertamina memastikan langkahnya untuk mendukung pembangunan hijau dan berkelanjutan yang dijabarkan dalam delapan inisiatif energy transition.
"Kami sangat bersungguh-sungguh untuk menjalankan transisi energi yang menjadi tujuan bersama untuk mengurangi pemanasan global dan mencapai keberlanjutan energi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/4/202). ( Baca juga:Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Jatim Tak Terdampak Gempa )
Menurut Nicke, pemerintah telah menetapkan target bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 dan 31% pada tahun 2050. Untuk itu, Pertamina sebagai BUMN energi memperluas keterlibatnya dalam industri energi Indonesia dengan terus meningkatkan kontribusinya bagi kemajuan bauran energi.
Untuk mewujudkan target tersebut, Pertamina melakukan konversi kilang untuk memproduksi green fuel seperti green diesel, green avtur, dan green gasoline, melanjutkan pengembangan bio-energy seperti biomassa dan bioetanol. Pertamina juga terus mengoptimalkan potensi dan meningkatkan kapasitas terpasang panas bumi, serta utilisasi green hidrogen.
Lihat Juga :