Sssttt! Besok Tarif Peti Kemas di Tanjung Priok Naik

Rabu, 14 April 2021 - 16:01 WIB
loading...
Sssttt! Besok Tarif...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tarif Lift on Lift (Lo-Lo) dan penumpukan petikemas (storage) di Pelabuhan Tanjung Priok mengalami penyesuaian mulai 15 April 2021 besok. Setiap pemilik petikemas Lo-Lo untuk petikemas ukuran 20 kaki harus membayar Rp262.500 per boks.

Biaya itu terdiri dari tarif sebesar Rp187.500 ditambah cost recovery Rp75.000 per boks. Dengan tarif baru, untuk petikemas ukuran 20 kaki, hanya terdapat selisih Rp23.000 per boks.

Sementara, Lo-Lo untuk peti kemas 40 kaki akan menjadi Rp428.250 per boks. Sebelumnya, tarif peti kemas 40 kaki adalah Rp281.300 per boks.

Tarif dasar storage dari Rp27.200 per boks per hari untuk peti kemas 20 kaki menjadi Rp42.500 per boks per hari. Sedangkan untuk peti kemas 40 kaki yang sebelumnya Rp54.400 per boks per hari menjadi Rp85.000. ( Baca juga: Ditutup Melesat 2,07 Persen, IHSG Kembali ke Level 6.000 )

Selain itu, perseroan juga memangkas tarif progresif. Jika sebelumnya terhadap peti kemas dengan masa tiga hari penumpukan dan seterusnya dikenakan tarif maksimal 900%.

Namun pada struktur tarif baru diturunkan, maksimal hanya hanya 600%. Selain itu, perseroan juga akan menghilangkan biaya cost recovery Rp75.000 per per boks yang selama ini dibebankan kepada pemilik barang.

SFVP Komunikasi Korporasi Kantor Pusat PT Pelindo II (Persero) atau IPC Dini Endiyani mengatakan, keputusan penyesuaian tarif Lo-Lo dan Storage peti kemas internasional (ekspor-impor) merupakan rekomendasi dsri Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemnko Marves). Selain itu, keputusan ini juga sudah mendapatkan persetujuan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dini menambahkan, penyesuaian tarif di Priok ini didasari karena sejak tahun 2008 belum pernah ada perubahan tarif. Lagi pula, kenaikan tarif ini juga tidak terlalu signifikan.

"Pada 23 Feb 2021 Kemenko Marves telah mengeluarkan rekomendasi mengenai penyesuaian tarif peti kemas internasional di Pelabuhan Priok itu kepada Kementerian Perhubungan. Kemudian pada 8 Maret 2021 telah terbit persetujuan Menteri Perhubungan untuk penaikan tarif tersebut," ujar Dini dalam keterangannya, Rabu (14/4/2021).

Sementara itu, Ketua Umum BPP GINSI, Capt. Subandi mengatakan bahwa pihaknya sudah menyetujui penyesuaian tarif Lo-Lo dan Storage di Tanjung Priok. Menurutnya, dengan penyesuaian tarif ini maka biaya cost recovery sebesar Rp75.000 per boks yang selama ini harus dibayar pemilik barang dihapus. Selain itu tarif progresif storage diturunkan maksimal hanya 600%, bukan lagi 900%.

“GINSI menyetujui penyesuaian tarif itu karena usulan kami terkait penghapusan biasa cost recovery dan tarif progresif juga dipenuhi oleh Pelindo II. GINSI berharap penyesuaian tarif ini akan meningkatkan investasi dan kualitas layanan kepada pelanggan di Tanjung Priok," jelasnya. ( Baca juga: Pidato Politik, Zulhas Bicara Kaitan Demokrasi Mahal dan Kebiasaan Impor )

Ketua ALFI DKI Jakarta Adil Karim mengatakan, pihaknya juga setuju dengan kenaikan tarif tersebut. Apalagi, pihaknya juga sudah menandatangani persetujuan penyesuaian tarif Lo-Lo dan storage peti kemas ekspor-impor pada tahun 2019.

“ALFI DKI Jakarta sudah menyetujui dan ikut menandatangani kesepakatan perubahan tarif Lo-Lo dan Storage Peti Kemas di Tanjung Priok," kata Adil.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
IPC TPK Bukukan Arus...
IPC TPK Bukukan Arus Petikemas 1,15 Juta TEUs hingga April 2026
Tingkatkan Kapasitas...
Tingkatkan Kapasitas Bongkar Muat, Pelabuhan Pelindo Tambah QCC
Lindungi 6 Juta Pekerja,...
Lindungi 6 Juta Pekerja, Pengusaha Rokok Tagih Kepastian Tarif Cukai
Tekan Biaya Logistik,...
Tekan Biaya Logistik, ALDEI-ASDP Kolaborasi Perkuat Jalur Laut
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
JICT Salurkan 44 Hewan...
JICT Salurkan 44 Hewan Kurban, Tegaskan Harmoni Pelabuhan dan Masyarakat Tanjung Priok
Rekomendasi
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved