Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Cuma Merayap Tipis

Rabu, 14 April 2021 - 16:44 WIB
loading...
Nilai Tukar Rupiah Terhadap...
Nilai tukar Rupiah ditutup menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini, Rabu (14/4/2021). Salah satu sentimen yang mempengaruhi adalah perkembangan zonasi penyebaran virus covid-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah ditutup menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini, Rabu (14/4). Mata uang Garuda ditutup ke level Rp14.602 per USD atau menguat 2 poin.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengatakan, meski menguat sebenarnya nilai tukar rupiah sempat melemah 25 pada perdagangan hari ini. Salah satu sentimen yang mempengaruhi adalah perkembangan zonasi penyebaran virus covid-19 .

"Perkembangan peta zonasi risiko penyebaran virus corona per 11 April 2021, menunjukkan terjadi peningkatan pada zona merah atau risiko tinggi dari awalnya 10 zona merah menjadi 11 di Kabupaten/kota." Katanya Ibrahim, dalam riset hariannya, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga: Tekan Penyebaran Covid-19, CPI Manfaatkan Solusi Digital

Selain itu, lanjut Ibrahim, zona oranye atau risiko sedang juga meningkat, dari 289 menjadi 316 kabupaten/kota. Sementara zona kuning atau risiko rendah menurun dari 207 menjadi 178 kabupaten/kota. Zona hijau tidak ada kasus 8 kabupaten/kota dan tidak terdampak 1 kabupaten/kota.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta semua pihak meningkatkan kualitas penanganan. Karena kenaikan jumlah daerah zona merah sudah terjadi dalam 2 minggu berturut-turut. Sementara zona oranye terlihat meningkat pada minggu ini.

"Peningkatan ini terjadi karena daerah zona oranye berpindah ke zona merah, sementara daerah zona kuning berpindah ke zona oranye," kata Ibrahim.

Baca Juga: Ditutup Melesat 2,07 Persen, IHSG Kembali ke Level 6.000

Selain upaya yang dilakukan pemerintah, perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia bergantung juga pada perilaku masyarakat dalam menerapkan perubahan perilaku. Perkembangan penanganan Covid-19 bersifat dinamis, sehingga diperlukan kerjasama dua belah pihak agar menghasilkan perkembangan ke arah yang baik.

"Karena secara prinsipnya, perkembangan positif dalam penanganan harus diikuti dengan upaya pengendalian yang konsisten terhadap pandemi Covid-19. Dengan upaya mengetatkan disiplin protokol kesehatan dan mengeluarkan kebijakan yang mengantisipasi, dan menghadapi perkembangan negatif dengan mengevaluasi program perubahan perilaku," terangnya.

Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah direntang Rp14.590 hingga Rp14.635 per USD.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rekomendasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Berita Terkini
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved