Terapkan ESG, Pertamina Dorong Daya Saing Perusahaan di Ajang Hannover Messe 2021
Kamis, 15 April 2021 - 04:01 WIB
loading...
Ilustrasi foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus berkomitmen untuk mengimplementasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasinya. Ketiga isu global ini merupakan aspek penting yang mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan dalam jangka panjang.
Dalam momentum penyelenggaraan Hannover Messe 2021 , Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini menegaskan implementasi ESG dalam strategi perusahaan akan mendorong meningkatnya daya saing perusahaan baik di dalam negeri maupun di kancah global.
"Implementasi ESG di seluruh lini bisnis, akan mendorong keseimbangan dan kelestarian alam, berkontribusi untuk penyediaan akses energi dan pemberdayaan masyarakat serta sekaligus melaksanakan tata kelola perusahaan dengan baik," ujar Emma sekaligus salah satu Ketua Tim Implementasi ESG dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).
Baca juga: Harga Jadi Kendala Lambannya Target Bauran Energi
Dalam aspek lingkungan, lanjut Emma, Pertamina telah berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 27,08% di tahun 2020. Ke depannya, Pertamina menargetkan untuk meningkatkan penurunan gas rumah kaca sebesar 30% pada tahun 2030, sesuai dengan komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi berdasarkan Paris Agreement. Pertamina juga menargetkan peningkatan kapasitas EBT total menjadi 10,2 Gigawatt pada tahun 2026.
"Kami ingin mencapai target dengan melaksanakan berbagai program seperti peningkatan pemanfaatan gas, pemanfaatan biofuel dan pengembangan energi hijau. Selain itu, pengembangan energi baru dan terbarukan juga akan menjadi salah satu prioritas Pertamina untuk menjawab isu lingkungan dan trend transisi energi pada tahun 2030," jelas Emma.
Baca juga: Terkait Hannover Messe, Menperin: Indonesia dan Jerman Seperti Nakula-Sadewa
Dalam momentum penyelenggaraan Hannover Messe 2021 , Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini menegaskan implementasi ESG dalam strategi perusahaan akan mendorong meningkatnya daya saing perusahaan baik di dalam negeri maupun di kancah global.
"Implementasi ESG di seluruh lini bisnis, akan mendorong keseimbangan dan kelestarian alam, berkontribusi untuk penyediaan akses energi dan pemberdayaan masyarakat serta sekaligus melaksanakan tata kelola perusahaan dengan baik," ujar Emma sekaligus salah satu Ketua Tim Implementasi ESG dalam keterangan tertulis, Rabu (14/4/2021).
Baca juga: Harga Jadi Kendala Lambannya Target Bauran Energi
Dalam aspek lingkungan, lanjut Emma, Pertamina telah berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 27,08% di tahun 2020. Ke depannya, Pertamina menargetkan untuk meningkatkan penurunan gas rumah kaca sebesar 30% pada tahun 2030, sesuai dengan komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi berdasarkan Paris Agreement. Pertamina juga menargetkan peningkatan kapasitas EBT total menjadi 10,2 Gigawatt pada tahun 2026.
"Kami ingin mencapai target dengan melaksanakan berbagai program seperti peningkatan pemanfaatan gas, pemanfaatan biofuel dan pengembangan energi hijau. Selain itu, pengembangan energi baru dan terbarukan juga akan menjadi salah satu prioritas Pertamina untuk menjawab isu lingkungan dan trend transisi energi pada tahun 2030," jelas Emma.
Baca juga: Terkait Hannover Messe, Menperin: Indonesia dan Jerman Seperti Nakula-Sadewa
Lihat Juga :