Imbas Covid-19, IPC Kaji Ulang Target Per Juli 2020
Kamis, 21 Mei 2020 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, pihaknya optimis bisa menyambut keadaan new normal secara bertahap hingga pelayanan bisa berada pada kondisi yang baru. Adapun lama waktu yang dibutuhkan menuju new normal bisa dilakukan hingga empat bulan sejak memasuki masa PSBB.
"Sebenarnya beberapa hal akan sangat menguntungkan, sebab mereka tidak perlu ke kantor. Juga tidak perlu ada makan siang. Dari sisi office adjustment meeting, electronic signature, approval online sekitar 4 bulan harus dilakukan perubahan," jelasnya.
IPC juga menunda sejumlah investasi yang tidak berdampak langsung pada proses pelayanan pelabuhan. Investasi tersebut diantaranya renovasi kantor cabang dan transformasi wajah baru Pelindo II dengan total mencapai Rp1 triliun.
Aktivitas bongkar muat pada layanan Pelindo II diklaim belum terjadi perubahan signifikan terutama pada kebutuhan konsumsi. "Kalau ekspor-impor memang ada perubahan aktivitas sejak Covid-19, tapi akan kita umumkan nanti per Juli 2020," pungkasnya.
"Sebenarnya beberapa hal akan sangat menguntungkan, sebab mereka tidak perlu ke kantor. Juga tidak perlu ada makan siang. Dari sisi office adjustment meeting, electronic signature, approval online sekitar 4 bulan harus dilakukan perubahan," jelasnya.
IPC juga menunda sejumlah investasi yang tidak berdampak langsung pada proses pelayanan pelabuhan. Investasi tersebut diantaranya renovasi kantor cabang dan transformasi wajah baru Pelindo II dengan total mencapai Rp1 triliun.
Aktivitas bongkar muat pada layanan Pelindo II diklaim belum terjadi perubahan signifikan terutama pada kebutuhan konsumsi. "Kalau ekspor-impor memang ada perubahan aktivitas sejak Covid-19, tapi akan kita umumkan nanti per Juli 2020," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :