Dear Maskapai, Penumpang Akan Datang Kok Asal Protkes Konsisten
Kamis, 15 April 2021 - 19:34 WIB
loading...
Penerapan protokol kesehatan (Protkes) menjadi salah satu daya tarik yang kuat untuk menarik pasar dalam negeri. Hal ini terbukti dari kinerja penerbangan pada tahun lalu. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Tim Riset INACA White Paper sekaligus dosen dan peneliti FEB Universitas Padjajaran (Unpas), Yayan Satyakti mengatakan, penerapan protokol kesehatan (Protkes) menjadi salah satu daya tarik yang kuat untuk menarik pasar dalam negeri. Hal ini terbukti dari kinerja penerbangan pada tahun lalu.
Baca Juga: Maskapai! Dengerin Nih Masukan Budi Karya Sumadi Agar Bisa Bertahan Saat Pandemi
Lantaran itu maskapai penerbangan diminta untuk fokus dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena hal itulah salah satu cara untuk menggaet pasar dalam negeri.
“Menurut hasil dari riset kami penguatan khususnya domestic market dengan protokol kesehatan itu adalah hal yang sangat signifikan untuk meningkatkan permintaan Airline bagi masyarakat. Dan ini terbukti selama tahun 2020 tersebut,” ujarnya dalam acara Webinar INACA, Kamis (15/4/2021).
Menurut Yayan, selama pandemi maskapai mulai melakukan perubahan. Dari yang sifatnya hanya mementingkan mobilitas kini mulai beradaptasi dengan fokus juga protokol kesehatan.
“Jika kita lihat berdasarkan hasil risetnya ternyata bahwa konsep dari maskapai untuk meningkatkan penumpang itu sebetulnya tidak berdasarkan pada mobilitas semata,” kata Yayan.
Baca Juga: Cerita Industri Penerbangan RI Digerogoti Pandemi, Sempat Kehilangan 60 Juta Penumpang
Baca Juga: Maskapai! Dengerin Nih Masukan Budi Karya Sumadi Agar Bisa Bertahan Saat Pandemi
Lantaran itu maskapai penerbangan diminta untuk fokus dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena hal itulah salah satu cara untuk menggaet pasar dalam negeri.
“Menurut hasil dari riset kami penguatan khususnya domestic market dengan protokol kesehatan itu adalah hal yang sangat signifikan untuk meningkatkan permintaan Airline bagi masyarakat. Dan ini terbukti selama tahun 2020 tersebut,” ujarnya dalam acara Webinar INACA, Kamis (15/4/2021).
Menurut Yayan, selama pandemi maskapai mulai melakukan perubahan. Dari yang sifatnya hanya mementingkan mobilitas kini mulai beradaptasi dengan fokus juga protokol kesehatan.
“Jika kita lihat berdasarkan hasil risetnya ternyata bahwa konsep dari maskapai untuk meningkatkan penumpang itu sebetulnya tidak berdasarkan pada mobilitas semata,” kata Yayan.
Baca Juga: Cerita Industri Penerbangan RI Digerogoti Pandemi, Sempat Kehilangan 60 Juta Penumpang
Lihat Juga :