MNC Sekuritas: Sektor Komoditas Topang IHSG Jelang Akhir Pekan

loading...
MNC Sekuritas: Sektor Komoditas Topang IHSG Jelang Akhir Pekan
Foto/Ist
JAKARTA - Pekan ini, IHSG cukup volatile dan cenderung melemah. IHSG ditutup melemah signifikan sebesar -2,00% ke level 5.948,57 pada perdagangan Senin (12/04/2021). Penurunan IHSG cukup signifikan akibat melemahnya penjualan ritel di Februari 2021 yang turun menjadi -18,1% YoY, dari -16,4% YoY di Januari 2021, serta pembatasan mudik yang menjadi sentimen pemberat IHSG. Pada perdagangan Selasa (13/04/2021) pun IHSG masih ditutup melemah -0,36% ke level 5.927,43.

Namun, pada perdagangan Rabu (14/04/2021) IHSG berhasil ditutup menguat signifikan +2,07% ke level 6.050,28. IHSG akhirnya rebound setelah sempat melemah selama tiga hari berturut-turut. ( Baca juga:IHSG Akhir Pekan Ditutup Naik Tipis ke Level 6.086 )

Tim Riset MNC Sekuritas melihat bahwa investor membeli kembali saham-saham yang terlihat oversold selama beberapa hari terakhir, tecermin dari net foreign buy yang cukup signifikan mencapai Rp1,02 triliun. Penguatan masih berlanjut pada Kamis (15/04/2021) ke level 6.079,50 (+0,48%). Pergerakan IHSG masih mencerminkan indeks global karena intraday swing masih tampak volatil.

Technical Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengungkapkan sentimen positif dari surplus neraca perdagangan akhirnya menambah optimisme di pasar.

BPS merilis neraca perdagangan periode Maret 2021 yang mencatat surplus USD1,56 miliar. BPS melaporkan nilai impor Maret 2021 sebesar USD16,79 miliar, meningkat 25,73% YoY/26,55% MoM; sedangkan ekspor mencapai USD18,35 miliar atau meningkat 30,47% YoY.



Pergerakan IHSG pada Jumat (16/04/2021) masih melanjutkan penguatannya ke level 6.086,26 (+0,11%), didorong oleh peningkatan yang cukup signifikan di atas 2% dari sektor komoditas, seperti pertambangan dan agri, dan harga komoditas tersebut menguat pada penutupan sebelumnya. ( Baca juga:Tahanan Tewas di Polres Tangsel, Komnas HAM Lakukan Penyelidikan )

“Pekan depan IHSG diperkirakan bergerak cenderung terkoreksi dengan rentang 5.920 – 6.030. Investor dapat mencermati keputusan suku bunga BI pada pekan depan, yang diperkirakan akan tetap pada level 3,50%. Selain itu, perkembangan vaksinasi dan rilisnya data laporan keuangan di US maupun di Indonesia yang biasanya diawali oleh perbankan dapat menjadi sentimen bagi pergerakan IHSG ke depan,” jelas Herditya.

Update dunia pasar modal setiap harinya dapat kamu saksikan melalui program “Morning Meeting” secara live di YouTube dan Instagram MNC Sekuritas setiap hari Senin-Jumat pukul 08.15 – 08.45 WIB!
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top