Duh, Melonjaknya Inflasi AS Bikin Obligasi RI Tertekan
Senin, 19 April 2021 - 12:36 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Mobil Anak Bupati Brebes Nyaris Dirampas, Pelaku Ditembak Polisi
"Kalau kita lihat, dampaknya (China) terhadap obligasi Indonesia belum terlalu signifikan. Sentimennya lebih tajam ke AS," ucapnya.
Dia mengatakan, pasar AS masih menjadi benchmark pasar obligasi, sehingga jika imbal hasilnya naik, maka otomatis imbal hasil Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya juga mengikuti.
"Memang di AS kenaikan inflasinya cukup tajam, bulan Maret itu sekitar 2,6%. Sedangkan yield-nya masih di sekitar 1,6%-an. Kalau kita lihat nilai riil yield-nya minus sekitar 1%, artinya kalau mereka investasi di obligasi, ya daya peluang mereka turun," jelas Ahmad.
"Kalau kita lihat, dampaknya (China) terhadap obligasi Indonesia belum terlalu signifikan. Sentimennya lebih tajam ke AS," ucapnya.
Dia mengatakan, pasar AS masih menjadi benchmark pasar obligasi, sehingga jika imbal hasilnya naik, maka otomatis imbal hasil Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya juga mengikuti.
"Memang di AS kenaikan inflasinya cukup tajam, bulan Maret itu sekitar 2,6%. Sedangkan yield-nya masih di sekitar 1,6%-an. Kalau kita lihat nilai riil yield-nya minus sekitar 1%, artinya kalau mereka investasi di obligasi, ya daya peluang mereka turun," jelas Ahmad.
(fai)
Lihat Juga :