Jasa Home Care Makin Populer di Tengah Masyarakat

Senin, 19 April 2021 - 18:15 WIB
loading...
Jasa Home Care Makin...
Layanan Home Care sendiri sudah banyak diaplikasikan di negara-negara maju seperti Singapura & Jepang. Kini jasa tersebut tumbuh di Indonesia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Home Care yakni layanan perawatan di rumah kini populer di masyarakat. Ini merupakan salah satu solusi yang banyak dicari orang, khususnya masyarakat perkotaan yang memiliki tuntutan pekerjaan sehingga kurang memiliki waktu untuk memberikan perawatan dan perhatian kepada anggota keluarga yang sakit atau lanjut usia.

Baca Juga: Program Home Care Home Visit Optimalkan Layanan Kesehatan di Sinjai

Layanan Home Care sendiri sudah banyak diaplikasikan di negara-negara maju seperti Singapura dan Jepang. Namun kini layanan tersebut juga tengah populer di Indonesia, salah satunya adalah Insan Medika sebagai pelopor layanan home care digital di Indonesia.

Layanan home care yang berdiri dan beroperasi sejak tahun 2013 ini telah melayani hampir 10.000 pasien di kota besar seluruh Indonesia. Layanan diklaim memiliki banyak penghargaan skala nasional maupun Internasional, salah satunya "The Most Outstanding Home Healthcare Service" pada 2016 di London, UK. Pada 2017 Founder Insan Medika, Try Wibowo juga terpilih dalam jajaran 30 Under 30 Forbes Asia.

Insan Medika sendiri fokus pada layanan live-in atau perawatan pasien selama 24 jam stand by di rumah. Adapun sebagian besar yang dirawat adalah orang tua atau lansia dengan alzheimer dan dementia, serta pasien degeneratif lainnya.

Menurut Try Wibowo, alih-alih menitipkan orang tua mereka di panti Jompo, orang lebih suka mencari perawat yang bisa menemani dan merawat orang tua 24 jam di rumah sendiri. Sebab dengan tinggal di rumah sendiri mereka akan merasa lebih dekat dengan keluarga.

Menurut data Survei Sensus Ekonomi Nasional BPS pada Maret 2020, persentase penduduk lansia mencapai 9,78%. Naik dibandingkan 2010 yang sebesar 7,59%, yang artinya permintaan akan layanan home care akan terus meningkat ke depannya.

Selain layanan home care untuk Lansia, Insan Medika juga memiliki layanan untuk merawat orang sakit atau pasien pascasakit di rumah atau selama perawatan di RS. Semuanya tinggal 24 jam, jadi perawat bisa mengawasi pasien dengan maksimal.

Untuk SDM, perusahaan merekrut perawat atau caregiver dengan latar belakang pendidikan kesehatan. Antara lain, SMK Kesehatan hingga Diploma atau Sarjana Keperawatan, baik yang telah memiliki STR maupun belum memiliki STR.

"Insan Medika juga membuka kursus dan pelatihan caregiver yang ditujukan untuk semua lulusan SMA sederajat untuk disalurkan kerja menjadi caregiver atau perawat lansia dengan durasi pelatihan 1 bulan penuh di asrama. Namun lulusan kursus pelatihan ini hanya ditempatkan untuk merawat lansia tidak sakit," tuturnya.

Baca Juga: 38.134 Pasien COVID-19 Masih dalam Perawatan Medis

Selama pandemik ini, kata Try, permintaan perawat home care terbilang relatif masih banyak khususnya pada saat menjelang Lebaran nanti. Salah satu strategi Insan Medika dalam menarik konsumen adalah dengan memberikan garansi penukaran perawat tanpa ada batas waktu.

Untuk mendapat layanan ini, calon pengguna jasa bisa langsung akses ke website Insan Medika dan menghubungi via telepon, lalu memilih perawat sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu, pengguna jasa akan dihubungi untuk bisa langsung wawancara dengan calon perawat menggunakan video call tanpa harus datang ke kantor.

"Seluruh perawat kami sudah menjalani cek kesehatan seperti rapid test atau test antigen sebelum disalurkan ke pengguna jasa," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Tren Hidup Modern Dorong...
Tren Hidup Modern Dorong Pertumbuhan Layanan Weight Management
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Prabowo Komitmen Sediakan...
Prabowo Komitmen Sediakan Obat Murah Agar Bisa Diakses Masyarakat
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Rekomendasi
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved