Airlangga Melihat Ada Peningkatan Belanja Nasional di Bulan April
Senin, 19 April 2021 - 21:16 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, bahwa belanja di bulan April 2021 mulai tumbuh. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, bahwa belanja di bulan April 2021 mulai tumbuh. Bahkan menurutnya kenaikannya cukup besar.
“Dari hasil monitor big data dari perbankan sudah terlihat pertumbuhan belanja nasional di bulan April mengalami kenaikan yang cukup besar. Di mana tumbuh 32,48% secara year on year untuk yang non-seasonally adjusted. Dan 13,11% untuk yang seasonally adjusted,” katanya di Kantor Presiden, Senin (19/4/2021).
Baca Juga: Perusahaan Dengerin Nih Kata Airlangga: THR Pekerja Dibayar Full, Paling Lambat H-7 Lebaran
Dia mengatakan bahwa angka purchasing manager index (PMI) juga mengalami kenaikan. Bahkan penerimaan di sektor industri juga tumbuh.
“Pertumbuhan di sektor industri selain PMI all time high di 53,2 tertinggi dari periode sebelum 2019, yang biasanya di rata-rata 51. Juga penerimaan sektor industri mengalami kenaikan, yakni tumbuh 10,26% secara year on year. Itu untuk non seasonally adjusted. Dan 1,46% year on year yang seasonally adjusted,” paparnya.
“Dari hasil monitor big data dari perbankan sudah terlihat pertumbuhan belanja nasional di bulan April mengalami kenaikan yang cukup besar. Di mana tumbuh 32,48% secara year on year untuk yang non-seasonally adjusted. Dan 13,11% untuk yang seasonally adjusted,” katanya di Kantor Presiden, Senin (19/4/2021).
Baca Juga: Perusahaan Dengerin Nih Kata Airlangga: THR Pekerja Dibayar Full, Paling Lambat H-7 Lebaran
Dia mengatakan bahwa angka purchasing manager index (PMI) juga mengalami kenaikan. Bahkan penerimaan di sektor industri juga tumbuh.
“Pertumbuhan di sektor industri selain PMI all time high di 53,2 tertinggi dari periode sebelum 2019, yang biasanya di rata-rata 51. Juga penerimaan sektor industri mengalami kenaikan, yakni tumbuh 10,26% secara year on year. Itu untuk non seasonally adjusted. Dan 1,46% year on year yang seasonally adjusted,” paparnya.
Lihat Juga :