Tak Hanya Restrukturisasi Utang, Ini Pesan Erick Thohir ke PTPN III

Selasa, 20 April 2021 - 10:06 WIB
loading...
Tak Hanya Restrukturisasi...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/SINDOphoto/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat agar PT Perkebunan Nusantara (Persero) atau PTPN III tidak saja melakukan restrukturisasi keuangan melainkan juga restrukturisasi manajemen, struktur, hingga produk perseroan.

Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, langkah restrukturisasi itu perlu dilakukan agar kinerja Holding Perkebunan mengalami transformasi. "Saya ingin benar-benar ada perubahan yang mendalam di PTPN ini. Di sini lah, PTPN tidak hanya kita ingin restrukturisasi keuangan, tapi juga restrukturisasi manajemen, restrukturisasi struktur, dan restrukturisasi produk," ujar Erick, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Erick Berencana Beli Peternakan Sapi di Belgia, Anggota DPR: Itu Solusi Jangka Pendek

Kementerian BUMN memang tengah mendorong upaya restrukturisasi keuangan PTPN III. Saat ini, perseroan telah menuntaskan restrukturisasi utang sebesar Rp41 triliun. Nilai itu berasal dari 50 kreditur, baik dalam maupun luar negeri.

Kesepakatan restrukturisasi itu ditandai penandatanganan Intercreditor Agreement (ICA) dengan anggota kreditur Sindikasi USD dan SMBC Singapore selaku Agen.

Direktur Utama PTPN III M Abdul Ghani menyebut, perjanjian tersebut merupakan amandemen atas perjanjian perubahan induk (Master Amendment Agreement/MAA) yang telah ditandatangani perseroan dengan kreditur dalam negeri sejak 29 Januari-15 Maret 2021.

Penandatanganan kini dilakukan secara sirkuler antara PTPN III dengan dari 18 kreditur pinjaman sindikasi USD serta SMBC Singapore selaku Agen Fasilitas.

Baca juga: Pembenahan BUMN Terus Membaik! Terbaru, Erick Thohir: Restrukturisasi Kredit PTPN Sudah Rampung

Fasilitas sindikasi USD dengan limit 390,6 juta dolar AS ini adalah bagian dari restrukturisasi kredit PTPN III selaku induk yang nilainya mencapai Rp45,3 triliun dengan utang perbankan Rp41 triliun.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kreditur perseroan serta dukungan pemerintah. Penandatanganan Perjanjian Amandemen Perjanjian Pinjaman Sindikasi USD ini merupakan bentuk kepercayaan kreditur sindikasi USD dalam mendukung upaya Transformasi PTPN Group," kata Ghani.

Dia memastikan, manajemen segera melakukan langkah korporasi guna meningkatkan performa perusahaan. Dia optimistis restrukturisasi yang dilakukan akan menghasilkan kinerja yang lebih baik.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Rekomendasi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Kolombia Susah Payah...
Kolombia Susah Payah Tumbangkan Uzbekistan
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved