Wah, Harga Jagung di Indonesia Lebih Mahal Daripada di Amerika
Selasa, 20 April 2021 - 23:10 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengkritisi bahwa belum ada mekanisme cadangan jagung pemerintah sehingga rawan permasalahan muncul di tingkat petani ketika harga jatuh, dan di tingkat pengguna terutama peternak layer ketika harga jagung naik.
"Maka dari itu, perlu ada kebijakan pemanfaatan sistem resi gudang (SRG) untuk jagung. Kemendag perlu berkoordinasi dengan pemda untuk pengembangan gudang SRG di lokasi yang berdekatan dengan sentra produksi jagung," jelas Saifulloh.
( Baca juga:Plh Wali Kota Tangsel Mohon Izin Tidak Sebut Airin Wali Kota Tangsel )
Dia juga menyarankan agar Kemendag dan Kementan perlu berkoordinasi untuk mensinergikan data lokasi mesin pengering (dryer) dan gudang SRG untuk penanganan pasca-panen. Perlu pula didorong pengembangan kemitraan petani, industri, lembaga keuangan, dan pemerintah untuk optimalisasi pemanfaatan SRG.
"Perlu peningkatan sosialisasi kepada petani atau petugas pendamping terkait pemanfaatan SRG serta mendorong review kebijakan dan regulasi untuk memudahkan pemanfaatan SRG," pungkas Saifulloh.
"Maka dari itu, perlu ada kebijakan pemanfaatan sistem resi gudang (SRG) untuk jagung. Kemendag perlu berkoordinasi dengan pemda untuk pengembangan gudang SRG di lokasi yang berdekatan dengan sentra produksi jagung," jelas Saifulloh.
( Baca juga:Plh Wali Kota Tangsel Mohon Izin Tidak Sebut Airin Wali Kota Tangsel )
Dia juga menyarankan agar Kemendag dan Kementan perlu berkoordinasi untuk mensinergikan data lokasi mesin pengering (dryer) dan gudang SRG untuk penanganan pasca-panen. Perlu pula didorong pengembangan kemitraan petani, industri, lembaga keuangan, dan pemerintah untuk optimalisasi pemanfaatan SRG.
"Perlu peningkatan sosialisasi kepada petani atau petugas pendamping terkait pemanfaatan SRG serta mendorong review kebijakan dan regulasi untuk memudahkan pemanfaatan SRG," pungkas Saifulloh.
(uka)
Lihat Juga :