BI Siapkan Holding Bisnis Pesantren, Seperti Apa Bentuknya?

Rabu, 21 April 2021 - 13:30 WIB
loading...
BI Siapkan Holding Bisnis...
BI menyiapkan holding himpunan ekonomi bisnis pesantren untuk mendorong ekonomi syariah di lingkup pesantren. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan membentuk holding himpunan ekonomi bisnis pesantren (Hebitren) untuk mendorong ekonomi syariah di lingkup pesantren. Holding tersebut merupakan gabungan unit usaha milik koperasi dari beberapa pesantren di wilayah yang berdekatan.

"Tujuannya dengan holding akan meningkatkan posisi tawar pesantren dalam menentukan harga dan membuka akses keuangan serta tata kelola yang lebih baik," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti webinar Srikandi Ekonomi Syariah Bersinergi Mendukung Pemulihan Ekonomi di Jakarta (21/4/2021).

Baca Juga: Erick Thohir Guyur Pesantren dengan SPBU Mini

Dia mengatakan, aktivitas ekonomi di pesantren sebenarnya sudah dilakukan sejak lama, tapi belum optimal. Oleh karena itu sekarang pesantren akan diberdayakan dengan pembentukan Hebitren, dan ini akan menjadi prioritas untuk dikembangkan ke depannya.

Langkah holding bisnis pesantren ini sejalan dengan rencana Bank Indonesia untuk memperkuat implementasi korporatisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), termasuk unit usaha syariah di pesantren.

Bank Indonesia berharap melalui holding tersebut akan meningkatkan akses keuangan dan pembiayaan termasuk peningkatan akses pasar serta peningkatan tata kelola pesantren.

Baca Juga: Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Dukung Rencana Israel Gulingkan Raja Yordania

"Holding pesantren diharapkan dapat berkontribusi aktif melalui pengembangan usaha syariah dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi," ujar Destry.

Besarnya komunitas pesantren yakni sebanyak 27.722 pesantren dengan 4 juta santri yang tersebar di seluruh Indonesia, membuat Bank Indonesia yakin pesantren dapat menjadi kekuatan strategis dan pemain kunci dalam industri halal guna mendukung perekonomian nasional.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Rekomendasi
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved