Pakar Internasional Ini Sebut Harga Minyak Bisa Capai USD75 Tahun Ini
Rabu, 21 April 2021 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
"Masih ada surplus besar minyak yang harus dibawa kembali ke pasar," katanya. Dia mencatat bahwa OPEC dan sekutunya membantu menaikkan harga dengan memangkas produksi hampir 10 juta barel per hari.
"Akan ada tekanan yang mengimbangi, dan lebih banyak pasokan akan masuk dan kami akan mulai melihat AS kembali berproduksi," katanya.
Baca Juga: Akal Cerdik Pemudik Hindari Cegatan Polisi, Rela Naik Motor dan Tinggalkan Pekerjaan demi Rindu
Tetapi Yergin mengakui bahwa sulit untuk memprediksi di mana harga akan berada, dan mengatakan tergantung pada pemulihan Eropa. "AS sedang menuju pemulihan ekonomi saat ini, China memiliki pemulihan yang sangat kuat dan itu akan mendorong permintaan," ujarnya. Ketidakpastian terbesar, lanjut dia, sekarang bergantung di Eropa dan kapan Benua Biru itu akan bisa keluar pandemi dan mulai tumbuh kembali.
Peluncuran vaksin Covid-19 di Eropa terbilang berjalan lambat, dan masih tetap banyak pembatasan yang diberlakukan. Selain itu, munculnya varian yang lebih menular telah mendorong jumlah kematian terkait Covid-19 di benua itu melebihi 1 juta.
"Akan ada tekanan yang mengimbangi, dan lebih banyak pasokan akan masuk dan kami akan mulai melihat AS kembali berproduksi," katanya.
Baca Juga: Akal Cerdik Pemudik Hindari Cegatan Polisi, Rela Naik Motor dan Tinggalkan Pekerjaan demi Rindu
Tetapi Yergin mengakui bahwa sulit untuk memprediksi di mana harga akan berada, dan mengatakan tergantung pada pemulihan Eropa. "AS sedang menuju pemulihan ekonomi saat ini, China memiliki pemulihan yang sangat kuat dan itu akan mendorong permintaan," ujarnya. Ketidakpastian terbesar, lanjut dia, sekarang bergantung di Eropa dan kapan Benua Biru itu akan bisa keluar pandemi dan mulai tumbuh kembali.
Peluncuran vaksin Covid-19 di Eropa terbilang berjalan lambat, dan masih tetap banyak pembatasan yang diberlakukan. Selain itu, munculnya varian yang lebih menular telah mendorong jumlah kematian terkait Covid-19 di benua itu melebihi 1 juta.
(fai)
Lihat Juga :