Faktor Budaya Pengaruhi Pengurangan Dampak Buruk Tembakau
Rabu, 21 April 2021 - 23:32 WIB
loading...
A
A
A
Laporan yang sama membuat estimasi bahwa ada sekitar 19,2 juta pengguna rokok elektrik atau vapers di Asia. Dari angka tersebut, 2,1 juta orang berasal dari Indonesia. Pun demikian, jumlah tersebut hanya sekitar 1 persen dari populasi dewasa di Indonesia.
Sebagai perbandingan, jumlah perokok konvensional di Indonesia mencapai 38,1% dari total populasi orang dewasa. Perbedaan mencolok ini menunjukkan, diperlukan lebih banyak upaya edukasi dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan kebijakan PDB tembakau.
Disrupsi Teknologi
Pertentangan antara aspek ekonomi dan kesehatan dianggap sebagai penyebab banyaknya negara Asia yang belum menerapkan kebijakan PDB tembakau. Padahal, kebijakan PDB tembakau yang tepat berpotensi mendorong produsen dalam berinovasi mengembangkan produk berbasis teknologi yang lebih rendah risiko.
Jepang dapat menjadi studi kasus menarik. Sejak diperkenalkan pada 2014, produk HTP terus menunjukkan tren peningkatan. Pada saat yang bersamaan, produk tembakau konvensional mengalami penurunan hingga 32%, per data 2019. Bahkan, saat ini HTP menjadi produk berbasis tembakau ketiga terbesar di Jepang.
Sebagai perbandingan, jumlah perokok konvensional di Indonesia mencapai 38,1% dari total populasi orang dewasa. Perbedaan mencolok ini menunjukkan, diperlukan lebih banyak upaya edukasi dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan kebijakan PDB tembakau.
Disrupsi Teknologi
Pertentangan antara aspek ekonomi dan kesehatan dianggap sebagai penyebab banyaknya negara Asia yang belum menerapkan kebijakan PDB tembakau. Padahal, kebijakan PDB tembakau yang tepat berpotensi mendorong produsen dalam berinovasi mengembangkan produk berbasis teknologi yang lebih rendah risiko.
Jepang dapat menjadi studi kasus menarik. Sejak diperkenalkan pada 2014, produk HTP terus menunjukkan tren peningkatan. Pada saat yang bersamaan, produk tembakau konvensional mengalami penurunan hingga 32%, per data 2019. Bahkan, saat ini HTP menjadi produk berbasis tembakau ketiga terbesar di Jepang.
Lihat Juga :