Produksi Batu Bara Ditambah 75 Juta Ton, Perusahaan Revisi RKAB

Kamis, 22 April 2021 - 12:08 WIB
loading...
Produksi Batu Bara Ditambah...
Pemerintah menambah jumlah target produksi batu bara tahun ini sebesar 75 juta ton menjadi 625 juta ton. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan adanya tambahan jumlah produksi batu bara sebesar 75 juta ton untuk penjualan ke luar negeri. Dengan adanya penambahan tersebut, jumlah produksi batu bara pada tahun 2021 meningkat menjadi 625 juta ton dari target target sebelumnya 550 juta ton.

Penambahan kuota ekspor batu bara sebesar 75 juta ton tersebut tidak akan dikenai kewajiban penjualan ke dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) dan hanya berfokus pada ekspor.

Baca Juga: Pamor Batubara Terdongkrak Ekonomi China yang Tumbuh 18,3%

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengatakan, dengan adanya penambahan produksi maka perusahaan akan melakukan tinjauan ulang terhadap kapasitas produksi yang ada.

"Kalau memungkinkan tentu saja para penambang batu bara akan melakukan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), yang kalau memang sudah disahkan pada akhir tahun lalu itu masih ada kesempatan untuk melakukan revisi pada bulan Juni atau Juli yang akan datang," ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (22/4/2021).

Dia memahami bahwa Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor 66.K/HK.02/MEM.B/2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 255.K/30/MEM/2020 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri Tahun 2021 utamanya dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

Baca Juga: Poros Islam Terbentuk, Bisa Gandeng Susi atau Gatot

"Pemerintah memang harus melakukan upaya agar ekonomi tetap berjalan dengan baik dan juga bisa mendapatkan tambahan devisa serta pajak dari kegiatan tersebut," ungkapnya.

Rizal menuturkan, saat ini harga batu bara sedang melambung tinggi dan terjadi peningkatan permintaan di pasar internasional. Meski begitu, pemerintah harus mengawasi agar produksi batu bara tidak oversupply. "Wajar kalau memang ditambah kuota sehingga kita bisa mendapatkan devisa yang lebih banyak dari kegiatan ini," tuturnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Tambang di Kawasan Hutan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Kejagung Ungkap Kewenangan...
Kejagung Ungkap Kewenangan Pengawasan Tambang Samin Tan Ada di ESDM
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Berita Terkini
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved