Erick Thohir Sebut Pandemi Bangunkan RI dari Tidur dan Kejar 4.0

Kamis, 22 April 2021 - 20:10 WIB
loading...
Erick Thohir Sebut Pandemi...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan bahwa implementasi teknologi industri 4.0 sangat penting di era pandemi Covid-19 saat ini. Menurutnya, penerapan teknologi itu dapat meningkatkan efektivitas kinerja dari perusahaan-perusahaan BUMN.

"Kita lihat bahwa teknologi adalah sebuah realitas yang terjadi pada saat ini. Alhamdulilah dengan pandemi kita dibangunkan dari tidur bahwa percepatan dari teknologi, digitalisasi dan inovasi harus terjadi di indonesia," kata Erick usai melakukan penandatangan MoU dengan Kementerian Perindustrian pelaksanaan asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0), Kamis (22/4/2021).

Baca juga:Erick Thohir Rombak Direksi PT PAL, Ini Susunan Terbarunya

Ia mengatakan bahwa inisiasi Indonesia Making 4.0 yang dilakukan Kemenperin adalah suatu inisiasi yang luar biasa. Ia mengharapkan MoU ini bisa memacu BUMN sehingga dapat bersaing dan melakukan percepatan pada operasional di masing-masing BUMN.

"Karena itu kita lanjuti inisiasi dengan sinergitas. INDI 4.0 adalah program yang saya rasa sangat penting dan sesuai dengan program yang baru saja diluncurkan di KBUMN yaitu transformasi BUMN secara menyeluruh," ujarnya.

Baca juga:Habib Rizieq Murka di Persidangan, Jaksa Ditunjuk-Tunjuk dan Singgung Pidana Maulid Nabi

Erick menambahkan bahwa saat ini sudah sebanyak 17 dari total 107 perusahaan BUMN telah melakukan asesmen INDI 4.0 pada tahun 2019 dan tahun 2020, di antaranya PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Pegadaian (Persero).

"Dari laporan yang saya dapatkan itu baru 17 BUMN. Saya berharap setiap bulan kita bisa review bersama sehingga jumlahnya bertambah secara signifikan. Karena kita mau tadi Indonesia bangun dari tidur. Nanti kita akan push lagi supaya mereka bisa masuk. Kita targetkan dalam satu tahun ini kalo bisa semua sudah bisa masuk dalam asesmen ini," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved