Bulog Tawarkan Daging Beku via Online
Senin, 26 April 2021 - 19:23 WIB
loading...
Dirut Perum Bulog Budi Waseso (tengah) bersama Dirut StoreSend Indonesia Rudy Tanoesoedibjo (kanan) saat meluncurkan layanan pembelian daging kerbau beku secara online melalui e-commerce ipanganandotcom, di Kantor Bulog Jakarta, Senin
A
A
A
JAKARTA - Perum Bulog meluncurkan layanan pembelian daging kerbau beku secara online melalui e-commerce “ipanganandotcom”, Senin (26/4/2021). Layanan daring tersebut dilakukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan daging, khususnya selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
Direktur Utama (Dirut) BulogBudi Waseso mengatakan tujuan layanan online ini sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan daging melalui pemanfaatan teknologi digital, sehingga masyarakat memperoleh bahan pangan khususnya daging secara cepat, mudah dan murah.
(Baca juga:Optimalkan Penyerapan Beras, Bulog Divre Jatim Gandeng Pemda)
Menurut Budi Waseso, penjualan daging secara daring ini memang baru kali ini dilakukan Bulog. Penjualan secara online ini dilakukan supaya kebutuhan masyarakat tentang daging bisa segera teratasi.
“Sekarang daging kan sampai Rp130.000 - Rp140.000, sudah melambung. Ini biasa di hari-hari besar keagamaan nasional selalu dimanfaatkan untuk menaikkan harga. Nah di sinilah peran negara hadir. Salah satunya melalui Bulog kita memberikan layanan, termasuk harga yang terbaik. Tidak mengabaikan kualitas, karena dijamin halal, higienis dan kualitas harus bisa dipertanggungjawabkan,” kata pria yang biasa disapa Buwas ini.
Direktur Utama (Dirut) BulogBudi Waseso mengatakan tujuan layanan online ini sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan daging melalui pemanfaatan teknologi digital, sehingga masyarakat memperoleh bahan pangan khususnya daging secara cepat, mudah dan murah.
(Baca juga:Optimalkan Penyerapan Beras, Bulog Divre Jatim Gandeng Pemda)
Menurut Budi Waseso, penjualan daging secara daring ini memang baru kali ini dilakukan Bulog. Penjualan secara online ini dilakukan supaya kebutuhan masyarakat tentang daging bisa segera teratasi.
“Sekarang daging kan sampai Rp130.000 - Rp140.000, sudah melambung. Ini biasa di hari-hari besar keagamaan nasional selalu dimanfaatkan untuk menaikkan harga. Nah di sinilah peran negara hadir. Salah satunya melalui Bulog kita memberikan layanan, termasuk harga yang terbaik. Tidak mengabaikan kualitas, karena dijamin halal, higienis dan kualitas harus bisa dipertanggungjawabkan,” kata pria yang biasa disapa Buwas ini.
Lihat Juga :