Pengetatan Jelang Larangan Mudik, Bandara Soetta Sepi Penumpang

Senin, 26 April 2021 - 22:00 WIB
loading...
Pengetatan Jelang Larangan...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan larangan mudik lebaran pada periode 6-17 Mei 2021. Sebelum larangan mudik, pemerintah juga memperketat persyaratan perjalanan orang ke luar kota lewat addendum Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 nomor 13 tahun 2021. Surat Edaran ini mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Pengetatan dilakukan dari mulai H-14 peniadaan mudik periode 22 April hingga 5 Mei 2021 dan H+7 peniadaan mudik pada periode 18 Mei hingga 24 Mei 2021.

Dalam addendum tersebut, pelaku perjalanan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan. Atau surat keterangan hasil negatif tes GeNose C19 di Bandar Udara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia

Baca Juga: Terpaksa Parkir Gara-gara Larangan Mudik, Maskapai Minta Insentif ke Pemerintah

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, saat pralarangan mudik ini dari 22 April hingga 5 Mei, masyarakat masih diperbolehkan untuk berpergian ke luar kota. Namun dengan persyaratan perjalanan yang diperketat. “Sampai saat ini masih ketat sampai larangan mudik (6 hingga 17 Mei 2021) baru berlaku Permenhub 13 tahun 2021,” ujarnya dalam acara Diskusi di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Menurutnya, konsistensi ini diharapkan bisa terjaga sampai larangan mudik diterapkan. Karena menurut Awal, jika saat pra larangan mudik tak ada lonjakan, begitupun pada saat tanggal 6 Mei mulai diberlakukan larangan juga masyarakat akan patuh. “Kalau di pra larangan mudik tidak ada hal terjadi ekstrem apalagi di fase larangan mudik. Mudah-mudahaan konsistensi ini bisa kita jaga. Harapanya bisa terkawal dengan baik. Sosialisasi juga sangat baik,” ucapnya.

Baca Juga: Doni Monardo Klaim Kini Tinggal 7% Masyarakat yang Tetap Ingin Mudik

Awal menjelaskan, hingga kemaren pergerakan penumpang di bandara yang dikelolanya masih belum ada lonjakan penumpang yang besar. Sebab di semua bandara kelolaan AP2 pergerakan penumpang hanya sekitar 85.000 hingga 100.000 saja. Bahkan menurut Awal, di beberapa bandara termasuk Soekarno Hatta pun masih relatif landai. Dari hasil pantauanya di Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung pun pada hari ini masih relatif landai“Landai sekali lah di beberapa bandara termasuk Soetta hari ini saya terbang ke Lampung biasanya cukup tinggi tidak terlalu. Physical distancing di pesawat masih normal dan larangan,” jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Sumatera Blackout, InJourney...
Sumatera Blackout, InJourney Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Bandara Hadapi Puncak...
Bandara Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Layani 578 Ribu Penumpang Sehari
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Rekomendasi
Pinkan Mambo dan Arya...
Pinkan Mambo dan Arya Khan Bikin Geger dengan Resepsi Pernikahan Super Mewah di Mal
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved