Terpaksa Parkir Gara-gara Larangan Mudik, Maskapai Minta Insentif ke Pemerintah

loading...
Terpaksa Parkir Gara-gara Larangan Mudik, Maskapai Minta Insentif ke Pemerintah
Industri penerbangan berharap pemerintah memberikan insentif untuk parkir pesawat akibat larangan mudik Lebaran tahun ini. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Para pelaku industri penerbangan meminta pemerintah memberikan insentif parkir pesawat menyusul adanya pelarangan mudik Lebaran pada periode 6-17 Mei 2021.

Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Denon Prawiraatmadja mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan usulan tersebut kepada pemerintah. "Belum masih lama itu. Kan kita sudah nyampein aja,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (25/4/2021).

Baca Juga: Larangan Mudik 2021: Kalau Kesehatan Tidak Terlindungi, Bagaimana Bicara Ekonomi

Denon menjelaskan, karena adanya larangan mudik, maka maskapai terpaksa memarkir pesawatnya di bandara. Hal itu menurutnya menimbulkan biaya bagi maskapai.

"Karena maskapai ini dilarang terbang, artinya mereka tidak ingin parkir di situ, tapi karena aturan pemerintah jadi dia terpaksa parkir di situ. Jadi kita berharap pemerintah bisa memahami bahwa biaya yang ditimbulkan karena pesawat dilarang terbang agar kita bisa diberikan kompensasi," jelasnya.



Baca Juga: Terpecah Jadi Tiga Bagian, KRI Nanggala 402 Ditemukan di Kedalaman 838 Meter

Mengenai besaran insentif yang diminta, Denon mengaku masih belum bisa memberikannya. Menurutnya, harus dilakukan perhitungan terlebih dahulu sebelum nantinya insentif untuk maskapai tersebut ditetapkan.
(fai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top