Milenial Diminta Ambil Bagian Kampanye Sampah Elektronik
Selasa, 27 April 2021 - 03:18 WIB
loading...
Kemajuan tersebut nyatanya berdampak pada kelestarian lingkungan. Produk tersebut pada akhirnya akan menjadi sampah elektronik (e-waste), jika tidak ditangani dengan baik dan tepat. Foto/Dok
A
A
A
TANGERANG - Seiring kemajuan teknologi , banyak perusahaan berinovasi untuk mempermudah pekerjaan manusia. Mereka berlomba-lomba menciptakan berbagai macam peralatan seperti televisi, komputer hingga handphone.
Namun, kemajuan tersebut nyatanya berdampak pada kelestarian lingkungan. Produk tersebut pada akhirnya akan menjadi sampah elektronik (e-waste), jika tidak ditangani dengan baik dan tepat.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Bikin Terobosan Kumpulkan Sampah Elektronik
Maka tidak heran jika pada 2050 sampah elektronik global diprediksi capai 120 juta ton. Angka tersebut berdasarkan data Organisation for economic Cooperation and development (OECD).
Untuk mengantisipasinya, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, mengajak generasi milenial peduli lingkungan, seperti membuang sampah elektronik (e-waste) pada tempatnya. Karena jika dibuang sembarangan akan berdampak pada kesehatan lingkungan.
“Jika populasi 4 juta penduduk, kalau satu orang menghasilkan setengah kilo sampah per hari, berarti di Kabupaten Tangerang ada 2000 ton sampah per hari. Ini menjadi PR bukan hanya Pemda, tetapi juga untuk komunitas dan masyarakat,” ujar Bupati Zaki, pada webinar “Starting Your Bright Idea: Preserving Earth Day through Intergenerational Collaborations” bersama EwasteRJ.
Namun, kemajuan tersebut nyatanya berdampak pada kelestarian lingkungan. Produk tersebut pada akhirnya akan menjadi sampah elektronik (e-waste), jika tidak ditangani dengan baik dan tepat.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Bikin Terobosan Kumpulkan Sampah Elektronik
Maka tidak heran jika pada 2050 sampah elektronik global diprediksi capai 120 juta ton. Angka tersebut berdasarkan data Organisation for economic Cooperation and development (OECD).
Untuk mengantisipasinya, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, mengajak generasi milenial peduli lingkungan, seperti membuang sampah elektronik (e-waste) pada tempatnya. Karena jika dibuang sembarangan akan berdampak pada kesehatan lingkungan.
“Jika populasi 4 juta penduduk, kalau satu orang menghasilkan setengah kilo sampah per hari, berarti di Kabupaten Tangerang ada 2000 ton sampah per hari. Ini menjadi PR bukan hanya Pemda, tetapi juga untuk komunitas dan masyarakat,” ujar Bupati Zaki, pada webinar “Starting Your Bright Idea: Preserving Earth Day through Intergenerational Collaborations” bersama EwasteRJ.
Lihat Juga :