Soal Impor Daging Kerbau India, Buwas Berseberangan dengan Kemenko Perekonomian
Rabu, 28 April 2021 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau tidak salah yang sudah masuk di Bulog itu 13 ribu ton. Moga-moga ada pertambahan hingga awal bulan Mei dan seminggu setelah Ramadan. Mudah-mudahan ini bisa terealisasi," ujarnya.
Ia menambahkan, sejatinya pemerintah sudah berupaya untuk mencari alternatif dari negara lain. Namun karena masih pandemi Covid-19 negara impor sapi pun mengalami kesulitan.
Baca juga:14 Macam Bahaya Lisan yang Tidak Dijaga
Salah satu alternatif terdekat dari Indonesia adalah Australia. Namun karena stok terbatas dan harga mahal sehingga impor daging tidak bisa dioptimalkan dari Negeri Kanguru tersebut.
"Dalam hal ini yang kita khususkan itu hari raya Lebaran yang sudah tinggal dua minggu lagi. Sehingga kalau mau cari alternatif lain harus dari negara yang terdekat seperti Australia. Namun stok di sana sangat terbatas dan harga tinggi sehingga tidak mungkin kita meminta masuk dioptimalkan ke Indonesia," tandasnya.
Ia menambahkan, sejatinya pemerintah sudah berupaya untuk mencari alternatif dari negara lain. Namun karena masih pandemi Covid-19 negara impor sapi pun mengalami kesulitan.
Baca juga:14 Macam Bahaya Lisan yang Tidak Dijaga
Salah satu alternatif terdekat dari Indonesia adalah Australia. Namun karena stok terbatas dan harga mahal sehingga impor daging tidak bisa dioptimalkan dari Negeri Kanguru tersebut.
"Dalam hal ini yang kita khususkan itu hari raya Lebaran yang sudah tinggal dua minggu lagi. Sehingga kalau mau cari alternatif lain harus dari negara yang terdekat seperti Australia. Namun stok di sana sangat terbatas dan harga tinggi sehingga tidak mungkin kita meminta masuk dioptimalkan ke Indonesia," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :