Bos RNI Bocorkan Penyebab Erick Thohir Beli Tambang Garam di Luar Negeri

Jum'at, 30 April 2021 - 12:39 WIB
loading...
Bos RNI Bocorkan Penyebab...
Foto/vecteezy.com
A A A
JAKARTA - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI memberikan alasan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengakuisisi tambang garam industri di luar negeri. Salah satu alasannya adalah menyediakan garam industri berkualitas NaCL di atas 96%.

Direktur Utama RNI Arief Prasetyo Adi menyebut, usai diakuisisi, Kementerian BUMN akan mentransfer teknologi terbaru untuk memproduksi garam untuk keperluan industri dalam negeri.

Baca juga:Erick Thohir Pede Kinerja BRI Cs Lebih Oke Dibanding StanChart dkk

"Pak Menteri juga membuka opportunity apabila harus men-take over tambang garam di luar, untuk transfer teknologi juga. Untuk menyiapkan garam yang berkualitas NaCL di atas 96% untuk industri yang membutuhkan garam," ujar Arief dalam konferensi pers dikutip Jumat, (30/4/2021).

Dia juga menegaskan, nantinya garam tersebut tidak diperuntukkan bagi konsumsi secara umum. Sebab, komoditas itu diproduksi untuk kepentingan industri di satu sisi. Sementara di sisi lain, ketersediaan garam untuk umum sudah mencukupi.

"Jadi bukan garam konsumsi, tapi garam industri. Kalau garam konsumsi kami rasa sudah cukup. Jadi teman-teman dari PT Garam produksinya sudah cukup baik, hanya mengenai harga yang harus kita lebih efisien kembali karena kadang harganya jauh (mahal) dengan harga yang dari luar," kata dia.

Sebelumnya, Erick Thohir mengatakan proses akuisisi akan dilakukan pada 2021-2023 mendatang. Upaya itu untuk menekan impor dalam negeri. Nantinya, aset yang diambil alih oleh negara akan dikelola sejumlah perseroan pelat merah.

Baca juga:Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar Tegaskan Tak Pernah Dihubungi Walkot Tanjungbalai

BUMN yang akan mengelola hasil aset akuisisi adalah RNI, Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID), dan PT Pupuk Indonesia (Persero).

Mantan Bos Inter Milan itu menyebut, langkah pengambilalihan aset perusahaan di luar negeri merupakan bagian untuk meningkatkan rantai pasokan, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, hingga upaya memajukan BUMN sebagai pemain global.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Impor, Nindya Karya Bangun Tambak Garam di Rote Ndao
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Serikat Pekerja Menyoroti...
Serikat Pekerja Menyoroti Perubahan Status BUMN, Kini Sekadar Jadi Entitas Bisnis?
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Indonesia Tak Lagi Impor Garam di 2027
Sah! Prabowo Teken UU...
Sah! Prabowo Teken UU 16/2025 Ubah Kementerian BUMN Jadi BP BUMN
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Rekomendasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Berita Terkini
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Infografis
7 Penyebab Utama Hiperinflasi...
7 Penyebab Utama Hiperinflasi yang Terjadi di Zimbabwe
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved