Kegiatan Dunia Usaha Berada di Level Positif, Diproyeksi Naik Kuartal II
Sabtu, 01 Mei 2021 - 15:27 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut, pemerintah melakukan reformasi struktural yang akan menjadi faktor pendongkrak ekonomi untuk jangka menengah dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk pemulihan jangka pendek dengan anggara Rp699,43 triliun dan realisasi hingga April telah mencapai Rp134,07 triliun atau 19,2% dari pagu.
Pemulihan ekonomi, jelas Airlangga, sedang berlangsung dan tercermin dari berbagai lini indikator yang menunjukkan perbaikan dari sisi konsumsi, indeks keyakinan konsumen, penjualan ritel, hingga penjualan kendaraan bermotor yang meningkat 28% pada Maret seiring dengan insentif PPnBM.
Begitu juga dengan kegiatan dunia usaha yang telah berada di level positif dan diproyeksikan meningkat di kuartal kedua 2021.
“Indeks PMI juga terus berada di sektor ekspansif, sementara di sektor ekspor dan impor bahan baku dan modal juga menunjukkan peningkatan dan ini menunjukkan geliat dunia usaha yang sudah mendekati pulih,” jelas Airlangga.
Baca Juga : Buka Ruang Masukan dari Akademisi untuk Pemulihan Ekonomi
Demikian pula dengan belanja masyarakat yang meningkat tajan di bulan April sebesar 32,48% year on year (yoy) dan penerimaan industri yang meningkat dengan mencetak pertumbuhan 10,26% (yoy).
Pemulihan ekonomi, jelas Airlangga, sedang berlangsung dan tercermin dari berbagai lini indikator yang menunjukkan perbaikan dari sisi konsumsi, indeks keyakinan konsumen, penjualan ritel, hingga penjualan kendaraan bermotor yang meningkat 28% pada Maret seiring dengan insentif PPnBM.
Begitu juga dengan kegiatan dunia usaha yang telah berada di level positif dan diproyeksikan meningkat di kuartal kedua 2021.
“Indeks PMI juga terus berada di sektor ekspansif, sementara di sektor ekspor dan impor bahan baku dan modal juga menunjukkan peningkatan dan ini menunjukkan geliat dunia usaha yang sudah mendekati pulih,” jelas Airlangga.
Baca Juga : Buka Ruang Masukan dari Akademisi untuk Pemulihan Ekonomi
Demikian pula dengan belanja masyarakat yang meningkat tajan di bulan April sebesar 32,48% year on year (yoy) dan penerimaan industri yang meningkat dengan mencetak pertumbuhan 10,26% (yoy).
Lihat Juga :