Penjualan Naik, Kalbe Farma Cetak Laba Rp716 Miliar di Kuartal I/2021
Minggu, 02 Mei 2021 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan Divisi Obat Resep Perseroan yang membukukan penurunan penjualan sebesar 0,1% menjadi Rp1,39 triliun, serta menyumbang 23,2% dari total penjualan bersih Kalbe di kuartal I/2021. "Dampak dari pandemi Covid-19 mulai berpengaruh terhadap penjualan Perseroan sejak bulan April tahun 2020," ungkap Perseroan melalui keterangan resminya.
Baca Juga: Manajer Kimia Farma Otak Kasus Antigen Bekas Ternyata Bersaudara dengan 3 Tersangka Lainnya
Melihat kondisi pandemi Covid-19 yang mungkin akan berlanjut sampai akhir tahun, Perseroan menargetkan
pertumbuhan penjualan bersih tahun 2021 sebesar 5-6% dengan proyeksi pertumbuhan laba bersih sekitar 5-6%.
Perseroan juga mempertahankan anggaran belanja modal sebesar Rp1,0 triliun yang akan digunakan untuk
perluasan kapasitas produksi dan distribusi. Rasio pembagian dividen dipertahankan pada rasio 45-55% dengan memperhatikan ketersediaan dana dan kebutuhan pendanaan internal.
Pada periode yang sama, Kalbe Farma mencatatkan liabilitas sebesar Rp4,47 triliun dan ekuitas Rp19,45 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp23,93 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp22,56 triliun.
Baca Juga: Manajer Kimia Farma Otak Kasus Antigen Bekas Ternyata Bersaudara dengan 3 Tersangka Lainnya
Melihat kondisi pandemi Covid-19 yang mungkin akan berlanjut sampai akhir tahun, Perseroan menargetkan
pertumbuhan penjualan bersih tahun 2021 sebesar 5-6% dengan proyeksi pertumbuhan laba bersih sekitar 5-6%.
Perseroan juga mempertahankan anggaran belanja modal sebesar Rp1,0 triliun yang akan digunakan untuk
perluasan kapasitas produksi dan distribusi. Rasio pembagian dividen dipertahankan pada rasio 45-55% dengan memperhatikan ketersediaan dana dan kebutuhan pendanaan internal.
Pada periode yang sama, Kalbe Farma mencatatkan liabilitas sebesar Rp4,47 triliun dan ekuitas Rp19,45 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp23,93 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp22,56 triliun.
(fai)
Lihat Juga :