Subsidi Ongkir Belum Final, Kemenparekraf Siapkan Program Pascalebaran

Senin, 03 Mei 2021 - 22:36 WIB
loading...
Subsidi Ongkir Belum...
Menparekraf Sandiaga Uno. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah berupaya terus mendukung keberlangsungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19 dengan menggelontorkan sejumlah stimulus.

Salah satu yang ramai diperbicangkan adalah terkait subsidi ongkos kirim (ongkir) untuk belanja online produk-produk lokal. Program ini mengemuka seiring kebijakan pemerintah melarang kegiatan mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021.

"Pemerintah akan meluncurkan program ini yang pelaksanaannya oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang tentunya bekerjasama dengan perusahaan pemilik platform e-commerce yang ada dalam asosiasi e-commerce Indonesia atau Idea. Detailnya akan diumumkan oleh Kemendag," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Harbolnas Ramadan dan Subsidi Ongkir

Menurut Sandiaga, program ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah di tengah kesulitan ekonomi dan pandemi. "Ini bagian inovasi, adaptasi, kolaborasi, di mana insentif ongkir tentunya sangat dibutuhkan UMKM dan masyarakat saat mereka tidak bisa hadir di kampung halamannya. Mereka ada kesempatan untuk beli produk UMKM ekonomi kreatif (ekraf) sebagai hantaran lebaran," paparnya.

Senada, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengatakan, kebijakan stimulus ongkir dalam menyambut lebaran telah diputuskan bahwa pelaksanaan teknisnya ada di Kemendag. "Jadi memang nanti dilaksanakan oleh Kemendag, nanti mereka kerja sama dengan industri untuk memberikan stimulus tersebut," ucapnya.

Dia menambahkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sendiri saat ini sedang menyiapkan program lainnya dalam rangka mendukung UMKM ekraf lokal dan rencananya akan diluncurkan setelah lebaran.

"Kemenparekraf sedang memfinalisasi sebuah program pascalebaran terkait stimulus untuk mendukung produk-produk UMKM ekonomi kreatif dan mendukung untuk meningkatkan demand produk-produk lokal Indonesia," paparnya pada kesempatan yang sama.

Baca juga: Punya Merek Lokal dan Mau Ikut HBBL? Buruan Pendaftaran Ditutup Hari Ini

Sebelumnya, Kemendag tengah membahas mengenai wacana Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) Ramadan. Pembahasan tersebut termasuk dalam pemberian gratis subsidi ongkir.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, rancangan tersebut ditargetkan bisa rampung segera. Sehingga, Harbolnas dengan menawarkan gratis ongkos kirim ini bisa dilakukan sejak H-10 sampai dengan H-6 lebaran.

“Gratis ongkir itu kan akan ditanggung dan diberikan pada H-10 sampai H-6. Mekanismenya gimana, kita cari,” ujarnya kepada media, Selasa (27/4).

Pemberian gratis ongkos kirim ini dalam rangka mendorong masyarakat untuk belanja tanpa harus pergi kemana-mana. Apalagi momennya mendekati lebaran di mana masyarakat biasanya berburu pakaian dan kebutuhan untuk lebaran.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
Rekomendasi
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved