Right Issue AMRT: Pemegang Saham Harus Eksekusi atau Terdilusi

Selasa, 04 Mei 2021 - 18:30 WIB
loading...
Right Issue AMRT: Pemegang...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) berencana untuk melakukan penambahan modal melalui penerbitan saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue . Emiten pemilik gerai Alfamart ini direncanakan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5 miliar saham.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, nominal rights issue yang akan dilakukan Alfamart sebesar Rp10 per saham. Aksi korporasi ini dilakukan untuk mengembangkan kegiatan usaha, salah satunya melakukan kegiatan investasi pada perusahaan teknologi.

Baca juga:OJK Restui Agus Syabarrudin Menjadi Direktur Utama Bank Banten

"Perseroan berencana untuk menggunakan dana yang diperoleh dari penambahan modal dengan HMETD untuk melakukan investasi pada perusahaan lain atau penyertaan saham pada perusahaan yang bergerak di bidang berbasis teknologi yang dapat bersinergi secara strategis dengan perseroan untuk mendukung kegiatan perseroan dan/atau belanja modal terkait dengan pengembangan kegiatan usaha perseroan," bunyi keterangan perseroan, Selasa (4/5/2021).

Rencana penambahan modal perseroan akan berpengaruh secara positif terhadap kondisi keuangan perseroan, yaitu memperkuat struktur ekuitas sehingga dapat meningkatkan kemampuan perseroan untuk mengembangkan kegiatan usahanya di masa yang akan datang. Hal ini dapat terlihat dari, apabila penambahan modal dengan HMETD dilaksanakan, maka pos-pos pada laporan keuangan berupa kas dan ekuitas akan bertambah.

Baca:HMJ Desain Interior Esa Unggul Berikan Edukasi di 'Taman Belajar Kita'

Terkait dengan rencana penggunaan dana dari penambahan modal dengan HMETD maka pos aset berupa akun investasi akan bertambah dan akun kas akan berkurang pada laporan keuangan perseroan. Pemegang saham perseroan yang tidak menggunakan haknya untuk memesan saham baru dalam rights issue akan terdilusi sebesar maksimum 10,75%.

Untuk memuluskan aksi korporasi tersebut, manajemen Alfamart akan meminta persetujuan pemegang saham dengan menggelar rapat umum memegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Kamis (6/5/2021).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Terparah Ambles 53,49 Persen
Ini Cara Mengenali saat...
Ini Cara Mengenali saat Pasar Bersiap Melakukan Pergerakan Besar
Simak IG Live MNC Sekuritas...
Simak IG Live MNC Sekuritas Hari Ini: Strategi Investasi di Tengah Ketidakpastian
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Kejagung Turut Dalami...
Kejagung Turut Dalami Isu Saham Gorengan saat IHSG Anjlok
Rekomendasi
Kim Soo Hyun Mulai Comeback...
Kim Soo Hyun Mulai Comeback ke Industri Hiburan Lewat Iklan Fashion
Jadi Atensi Publik,...
Jadi Atensi Publik, Kejaksaan Siapkan 7 Jaksa Senior Kawal Sidang Richard Lee
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Rekor Terburuk Lagi,...
Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved