Geber Sebelum Lebaran, 9,62 Juta Penerima Sudah Dapat 'THR' Bansos Tunai

Kamis, 06 Mei 2021 - 15:24 WIB
loading...
Geber Sebelum Lebaran,...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Demi menggenjot daya beli masyarakat menjelang Lebaran, pemerintah akan menggeber pemberian sejumlah bantuan sosial (bansos) sebelum Lebaran. Bansos yang merupakan bagian perlindungan sosial itu juga akan diperluas jangkauannya.

“Perlindungan sosial ini juga kita perkuat dalam arti untuk menjangkau 40% masyarakat terbawah melalui PKH, sembako, BST, BLT dan desa. Dan kami mulai percepat beberapa program agar masyarakat bisa menikmati sebelum Lebaran,” ujar Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, dalam video virtual, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Analis: Perbaikan Ekonomi Nasional Bisa Kerek Harga SBN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkap, hingga saat ini realisasi dana perlindungan sosial mencapai Rp49,07 triliun. Jumlah itu setara 33% dari pagu Rp150,88 triliun.

Kunta kemudian merinci jumlah penerima berbagai program perlindungan sosial. Program Keluarga Harapan (PKH) untuk 9,7 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kartu Sembako untuk 15,93 juta KPM, Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk 9,62 juta KPM, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa untuk 3,18 juta KPM, Kartu Prakerja untuk 2,77 juta orang, serta bantuan kuota internet untuk 26,99 juta siswa dan pendidik.

Lanjutnya, terkait bantuan untuk UMKM dan korporasi yang terealisasi Rp40,23 triliun dan merupakan 21% dari pagu Rp 193,53 triliun. Jumlah itu meliputi bantuan produktif untuk usaha mikro (BPUM) kepada 8,29 juta usaha, serta imbal jasa penjaminan (IJP) UMKM untuk kredit modal kerja (KMK) dijamin sebesar Rp10,14 triliun.

Kemudian IJP korporasi untuk KMK dijamin Rp352 miliar serta penempatan dana pada bank dengan total penyaluran kredit sejak 2020 mencapai Rp373,09 triliun kepada 5,11 juta debitur per 23 April 2021.

Baca juga: Lucinta Luna Pamer Hamil, Dokter Sebut Itu Tanda Ada Penyakit di Kelamin

“Dukungan buat UMKM agar mereka, minimal bisa bergerak lagi, berusaha kembali, dan penjaminan kami sudah perluas sampai Rp10 miliar, termasuk kredit usaha rakyat (KUR) dan non KUR termasuk insentif usaha,” tuturnya.

Sedangkan, realisasi program insentif usaha sebesar Rp26,20 triliun yang merupakan 46% dari pagu Rp 56,72 triliun.

“Insentif usaha telah dinikmati oleh wajib pajak meliputi PPh 21 DTP untuk 88.235 pemberi kerja, PPh Final UMKM DTP untuk 248.275 WP," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Kantongi Pendapatan...
Kantongi Pendapatan Rp16,2 Triliun di 2025, Intip Strategi MPMX Hadapi Tantangan Daya Beli
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
Rekomendasi
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved