Mudik Mulai Dilarang Hari Ini, Tapi 414.774 Kendaraan Sudah 'Kabur' dari Jakarta
Kamis, 06 Mei 2021 - 17:21 WIB
loading...
Larangan mudik Lebaran 2021 mulai diberlakukan hari ini per tanggal 6 Mei - 17 Mei 2021. Namun ternyata ribuan kendaraan terpantau sudah kabur meninggalkan Jabodetabek. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Larangan mudik Lebaran 2021 mulai diberlakukan hari ini per tanggal 6 Mei - 17 Mei 2021. Namun ternyata ribuan kendaraan terpantau sudah kabur meninggalkan Jabodetabek menjelang larangan mudik berlangsung.
Angka kendaraan yang meninggalkan Jakarta dan sekitarnya tercatat oleh PT Jasa Marga (Persero) mencapai 414.774 kendaraan. Angka itu kumulatif jumlah kendaraan pada 3 hingga 5 Mei 20212 atau H-3 sampai dengan H-1 jelang larangan mudik lebaran.
Baca Juga: Mudik Lebaran Lebih Cepat?, Jasa Marga: Kendaraan yang Tinggalkan Jabodetabek Naik 8%
Corporate Communication & Community Development Group, Head Dwimawan Heru mengatakan, jumlah tersebut merupakan total dari arus lalu lintas (lalin) di 4 Gerbang Tol (GT) utama menuju pintu keluar Jabodetabek.
Pertama adalah GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 8,9% jika dibandingkan lalin normal," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (6/5/2021).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 193.698 kendaraan menuju arah Timur, atau naik sebesar 23% dari lalin normal.
Angka kendaraan yang meninggalkan Jakarta dan sekitarnya tercatat oleh PT Jasa Marga (Persero) mencapai 414.774 kendaraan. Angka itu kumulatif jumlah kendaraan pada 3 hingga 5 Mei 20212 atau H-3 sampai dengan H-1 jelang larangan mudik lebaran.
Baca Juga: Mudik Lebaran Lebih Cepat?, Jasa Marga: Kendaraan yang Tinggalkan Jabodetabek Naik 8%
Corporate Communication & Community Development Group, Head Dwimawan Heru mengatakan, jumlah tersebut merupakan total dari arus lalu lintas (lalin) di 4 Gerbang Tol (GT) utama menuju pintu keluar Jabodetabek.
Pertama adalah GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 8,9% jika dibandingkan lalin normal," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (6/5/2021).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 193.698 kendaraan menuju arah Timur, atau naik sebesar 23% dari lalin normal.
Lihat Juga :