Jaga Stok Pangan, Petani Cilacap Lakukan Percepatan Tanam

Jum'at, 22 Mei 2020 - 16:36 WIB
loading...
A A A
Menurut Arif, imbauan percepatan tanam yang disampaikan ke petani merupakan tindak lanjut dari Gerakan Percepatan Tanam yang dicanangkan Kementerian Pertanian, selain itu juga berkaitan dengan akan diperbaikinya irigasi di wilayah timur Kabupaten Cilacap dan ditutupnya irigasi pada bulan Juli mendatang.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak petani untuk melakukan percepatan tanam, agar tidak ada lahan yang menganggur untuk menghindari krisis pangan yang diprediksi mengancam setelah Covid-19. SYL juga mengimbau seluruh insan pertanian untuk tetap bekerja selama pandemi Covid-19.

Ajakan yang sama diserukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi. Dedi mengungkapkan dalam Gerakan Ketahanan Pangan Nasional, hal yang harus dilakukan adalah percepatan tanam di lahan-lahan eksisting. Indonesia memiliki lahan sawah 7,4 juta ha, lahan kering 35 juta ha dan lahan rawa eksisting satu juta ha.

"Lahan-lahan tersebut harus dioptimalkan untuk dapat meningkatkan produksi. Juga ketersediaan benih, pupuk dan pestisida yang harus terjamin tersedia di lapangan serta penggunaan alsintan," terang Dedi kepada SINDOnews di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Untuk rencana perbaikan jaringan irigasi akan dilakukan dengan cara menutup saluran air pada bulan Juli mendatang. Antisipasi lain yang dilakukan oleh petani Cilacap adalah pemanfaatan pompa air, sumur pertanian dan sumber air lainnya. Tak lupa petani pun harus mengantisipasi potensi hama padi yang rentan menyerang seperti WBC, penggerek batang dan hama tikus. Bila ini semua dapat diantisipasi, hasil panen pun dapat optimal dapat dipastikan Indonesia tidak akan mengalami krisis pangan.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Lahan Pascabencana Dipulihkan,...
Lahan Pascabencana Dipulihkan, Mentan Amran Pastikan Petani Sumatera Digaji
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved