Jaga Stok Pangan, Petani Cilacap Lakukan Percepatan Tanam

Jum'at, 22 Mei 2020 - 16:36 WIB
loading...
Jaga Stok Pangan, Petani...
Petani di Cilacap melakukan percepatan tanam untuk menjaga stok pangan. Foto/Dok.Kementerian Pertanian
A A A
JAKARTA - Petani di wilayah Cilacap Timur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terus didorong untuk melakukan percepatan tanam dengan memanfaatkan hujan yang masih turun, karena tidak lama lagi akan ada perbaikan irigasi di wilayah tersebut yang akan menyebabkan pasokan air terhenti.

Arif Fatoni, Kepala Seksi Perbenihan dan Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap menuturkan, pihaknya sudah mensosialisasikan percepatan tanam padi kepada petani sejak awal Februari. Sekarang petani sudah melakukan proses pengolahan lahan Musim Tanam kedua (MT II) yang diawali pada akhir Maret lalu seluas 395 hektar setelah panen MT I.

"Untuk percepatan tanam padi, kita sudah sosialisasikan sejak Februari lalu. Petani diimbau untuk segera olah tanah dan semai setelah tanam. Percepatan tanam 395 hektar dan luas tanam keseluruhan seluas 1,952 ha. Dengan menanam lebih cepat diharapkan tanaman padi akan mendapat kecukupan air terhindar dari kekeringan dan dapat panen dengan hasil yang optimal," jelasnya.

Arif menambahkan percepatan tanam dilakukan dengan melakukan pemilihan benih padi umur pendek, dengan varietas Inpari 33 dan Inpari 34 dengan umur tanaman 102 HST. Sedangkan untuk daerah yang rawan kekeringan dianjurkan memakai benih Situ Bagendit dan Inpago yang tahan kekeringan.

Sejak bulan Maret hingga April, luas tanam di Kabupaten Cilacap sudah mencapai 16,853 ha. Jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan masa panen MT I yang akan segera berakhir. Baca: Pastikan Pangan Tetap Tersedia, Petani di Bima Percepat Tanam
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Syngenta Bekali Petani Hortikultura dengan Buku Pintar
Regenerasi Petani, Kementan...
Regenerasi Petani, Kementan Ajak Anak Muda Masuk Pendidikan Vokasi Pertanian
Petani Minta Kaji Ulang...
Petani Minta Kaji Ulang Rencana Daerah Tarik Pajak Pohon Sawit
Lahan Pascabencana Dipulihkan,...
Lahan Pascabencana Dipulihkan, Mentan Amran Pastikan Petani Sumatera Digaji
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
BLFC Mojokerto Jadi...
BLFC Mojokerto Jadi Contoh Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Petani
Rekomendasi
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Libas Arab Saudi, Timnas...
Libas Arab Saudi, Timnas Indonesia Jaga Kans Lolos Tahap Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved