Lepas Ekspor, Airlangga Hartarto: Tingkatkan Ekspor Florikultura, Penuhi Ceruk Pasar Dunia
Jum'at, 07 Mei 2021 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
“Ke depan untuk peningkatan ekspor benih bisa ditingkatkan kerjasama beberapa perusahaan benih di Indonesia untuk membuka pasar ekspor dan promosi bersama ke luar negeri dengan fasilitasi Pemerintah,” ujar Airlangga, dikutip Jumat (7/5/2021).
Baca juga: Bangladesh: Penghentian Ekspor dari India Hentikan Program Vaksinasi Covid-19
Adapun, pengembangan agribisnis tanaman hias dan benih sayuran ini tentunya akan menumbuhkan lapangan pekerjaan baru di setiap elemen rantai pasok, termasuk di dalamnya adalah pengembangan dan perbanyakan bibit berteknologi melalui kultur jaringan. Selain itu, inovasi teknologi, pengembangan lahan produksi, standarisasi dan sertifikasi produk perlu ditingkatkan dan menjadi fokus utama.
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia periode Januari-Maret 2021 mencapai USD48,90 miliar atau meningkat 17,11% dibanding periode yang sama tahun 2020.
Kinerja ekspor pada Maret 2021 mencapai USD18,35 miliar, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, hampir melampaui posisi tertinggi sejak Agustus 2011 yang saat itu nilai ekspornya sebesar USD18,64 miliar.
“Sektor pertanian telah memberikan kontribusi positif sebesar 2,15% di bulan Maret. Ekspor pertanian secara kumulatif pada Januari-Maret 2021 sebesar USD1,05 miliar, mengalami kenaikan sebesar 14,29% terhadap periode yang sama pada tahun 2020,” lanjut Airlangga.
Baca juga: Bangladesh: Penghentian Ekspor dari India Hentikan Program Vaksinasi Covid-19
Adapun, pengembangan agribisnis tanaman hias dan benih sayuran ini tentunya akan menumbuhkan lapangan pekerjaan baru di setiap elemen rantai pasok, termasuk di dalamnya adalah pengembangan dan perbanyakan bibit berteknologi melalui kultur jaringan. Selain itu, inovasi teknologi, pengembangan lahan produksi, standarisasi dan sertifikasi produk perlu ditingkatkan dan menjadi fokus utama.
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia periode Januari-Maret 2021 mencapai USD48,90 miliar atau meningkat 17,11% dibanding periode yang sama tahun 2020.
Kinerja ekspor pada Maret 2021 mencapai USD18,35 miliar, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, hampir melampaui posisi tertinggi sejak Agustus 2011 yang saat itu nilai ekspornya sebesar USD18,64 miliar.
“Sektor pertanian telah memberikan kontribusi positif sebesar 2,15% di bulan Maret. Ekspor pertanian secara kumulatif pada Januari-Maret 2021 sebesar USD1,05 miliar, mengalami kenaikan sebesar 14,29% terhadap periode yang sama pada tahun 2020,” lanjut Airlangga.
Lihat Juga :