Sahamnya Mau Dijual di Pasar Modal, Ini Sosok Pupuk Kaltim
Jum'at, 07 Mei 2021 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Hajar Aswad (3): Ini Mengapa Jutaan Orang Berebut Mencium Si Hitam
Tahun lalu perseroan masih mencetak laba sekitar Rp1,8 triliun atau hampir mendekati Rp1,9 triliun. Angka itu naik dari perolehan laba tahn 2019 yang sebesar Rp1,6 triliun.
Saat ini perseroan memiliki lima pabrik yang beroperasi, yakni pabrik 1A dengan kapasitas produksi Urea 570.000 ton per tahun dan Amoniak 660.000 ton per tahun, pabrik 2 dengan kapasitas Urea 570.000 ton dan Amoniak 595.000 ton per tahun.
Selain itu ada pabrik 3 yang memiliki kapasitas Urea 570.000 ton per tahun dan Amoniak 330.000 ton per tahun. Pabrik 4 memiliki kapasitas produksi Urea 570.000 ton dan Amoniak 330.000 ton. Pabrik 5 memiliki kapasita Urea 1,15 juta ton per tahun dan Amoniak 825.000 ton per tahun. Terakhir, ada Pabrik NPK dengan kapasitas 350.000 ton per tahun.
Tahun lalu perseroan masih mencetak laba sekitar Rp1,8 triliun atau hampir mendekati Rp1,9 triliun. Angka itu naik dari perolehan laba tahn 2019 yang sebesar Rp1,6 triliun.
Saat ini perseroan memiliki lima pabrik yang beroperasi, yakni pabrik 1A dengan kapasitas produksi Urea 570.000 ton per tahun dan Amoniak 660.000 ton per tahun, pabrik 2 dengan kapasitas Urea 570.000 ton dan Amoniak 595.000 ton per tahun.
Selain itu ada pabrik 3 yang memiliki kapasitas Urea 570.000 ton per tahun dan Amoniak 330.000 ton per tahun. Pabrik 4 memiliki kapasitas produksi Urea 570.000 ton dan Amoniak 330.000 ton. Pabrik 5 memiliki kapasita Urea 1,15 juta ton per tahun dan Amoniak 825.000 ton per tahun. Terakhir, ada Pabrik NPK dengan kapasitas 350.000 ton per tahun.
(uka)
Lihat Juga :